Breaking News:

Berita Surabaya

Pelantikan Kepala Daerah di Jatim Sesi Pertama, Dilakukan dengan Protokol Kesehatan Ketat

Semua lokasi yang ada di Grahadi dikondisikan sangat steril, mulai dari pintu gerbang, hingga ruangan.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep terpilih, Achmad Fauzi danHj Dewi Khalifah saat menuju Gedung Grahadi jelang Pelantikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Timur 2021 sesi pertama, Jumat (26/2/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Enam pasangan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2020 dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Jumat (25/2/2021) pagi.

Pelantikan sesi satu dimulai tepat pukul 09.00 WIB untuk Kabupaten Trenggalek Kabupaten Ponorogo Kabupaten Situbondo Kabupaten Ngawi Kabupaten Sumenep Kabupaten Banyuwangi.

Pantauan di lokasi, pelaksanaan pelantikan dilangsungkan secara ketat protokol kesehatan.

Yang boleh memasuki ruang pelantikan hanya para pasangan kepala daerah, bupati, wali kota, wakil bupati, wakil walikota dan juga para istri.

Semua lokasi yang ada di Grahadi akan dikondisikan sangat steril, mulai dari pintu gerbang, hingga ruangan.

Selain itu, di luar juga disiapkan tim kesehatan dari RS Menur, RSUD DR Soetomo dan RS Paru, yang siap untuk melaksanakan pemeriksaan sebelum memasuki area pelantikan.

Baca juga: Kadernya Resmi Dilantik Jadi Sejumlah Kepala Daerah di Jatim, Begini Instruksi PDI Perjuangan

Baca juga: Mas Ipin–Syah Beberkan Program Andalan Setelah Dilantik Jadi Bupati-Wakil Bupati Trenggalek

Baca juga: Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kediri, Kapolres : Tak Ada RT Zona Orange

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, pelaksanaan pelantikan selain dilakukan secara luar jaringan juga digabung dengan pelaksanaan secara daring.

Para undangan yang lain diminta mengikuti jalannya prosesi pelantikan secara daring di daerahnya masing-masing.

Dikatakan Khofifah, usulan melaksanakan pelantikan hibrid adalah usulan darinya dengan pertimbangan permintaan dari para kepala daerah terpilih.

"Jadi yang menyurat kepada Mendagri kami, kami menyurat supaya ada opsi karena semula SE dari Mendagri terkait pelantikan itu secara virtual. Lalu kami menyurat lengkap dengan video simulasi model pelantikan secara hibrid," kata Khofifah.

Setelah pelantikan sesi satu, sesi pelantikan kedua dilakukan pukul 13.00 WIB untuk Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto.

Dan sesi terakhir pelantikan dilakukan pukul 16.00 WIB untuk Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Kediri.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved