Breaking News:

Pemprov Jatim

Pada Pelantikan Kepala Daerah, Gubernur Khofifah Pesankan Pentingnya Sinergitas Percepat Pembangunan

Gubernur Khofifah berpesan kepada para kepala daerah untuk bersinergi dalam melakukan percepatan dalam pembangunan ekonomi di Jawa Timur.

surya.co.id/sugiharto
Gubernur Khofifah melantik kepala daerah terpilih pada pelantikan sesi ketiga di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat sore (26/2/2021). 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Sesi ketiga menjadi sesi terakhir pelantikan 17 kepala daerah di Jatim hasil Pilkada serentak 2020.

Pelantikan sesi ketiga digelar di Gedung Negara Grahadi pukul 16.00 WIB untuk lima daerah.

Yaitu Kepala daerah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Kediri. 

Masing masing yang dilantik yaitu Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji. Lalu Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Mudlor dan H. Subandi.

Kemudian Bupati dan Wakil Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, H. Fandi Akmad Yani dan Hj. Aminatun Habibah, serta Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi dan KH. Abdul Roub.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan pada para kepala daerah tersebut untuk bersinergi dalam melakukan percepatan dalam pembangunan ekonomi di Jatim.

Terutama dengan adanya Perpres No 80 tahun 2019 yang banyak beririsan dengan lima daerah tersebut.

"Sebagian besar memang ada di wilayah gerbang kertasusila, Surabaya ini episentrum kemudian Gresik, Sidoarjo lalu Mojokerto, Pasuruan," ungkapnya.

Melalui Perpres itu, Khofifah ingin koordinasi dengan para Kepala Daerah yang baru, untuk segera mempercepat koordinasi. Khususnya adalah wilayah sentra industri, seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, dan Pasuruan.

"Di titik-titik strategis ini akan ada  industrial Estate yang Kita ingin daerah ini menjadi pengungkit ekonomi daerah," tegasnya.

Salah satu yang telah terbit izinnya adalah  Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE. Pemerintah pusat telah mengizinkan wilayah ini menjadi KEK di sebagian wilayahnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyinggung soal Sidoarjo yang ditargetkan bulan depan akan diresmikan Kawasan Industri Halal nya.

Khofifah bertekad, menjadikan Jatim menjadi salah satu pemasok Halal Food untuk Indonesia, dan mampu menjadi eksportir makanan halal terbesar di dunia.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved