Breaking News:

Inovator Muda Surabaya Hadirkan Karya Solutif dan Kekinian Melalui STEAM EXPO 2021

Melalui program tahunan kompetisi dan pameran STEAM EXPO, siswa Sampoerna Academy ditantang untuk unjuk hasil karya dan inovasi.

foto: Sampoerna Academy Surabaya. 
Maharsi Palupining Rini, S. S, National Principal Sampoerna Academy Surabaya.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagai institusi pendidikan formal bertaraf internasional, Sampoerna Academy mengedepankan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art dan Mathematics), untuk mendukung pengalaman belajar lebih komprehensif dan berfokus pada pemecahan permasalahan.

Melalui program tahunan kompetisi dan pameran STEAM EXPO, siswa Sampoerna Academy dari tingkat early learning hingga menengah atas di seluruh kampus Indonesia termasuk Surabaya ditantang untuk unjuk hasil karya dan inovasi.

Dengan total pendaftaran 425 karya dari 531 murid, Sampoerna Academy mengukuhkan komitmen untuk terus memastikan kualitas proses pembelajaran tetap terjaga, efisien, dan efektif, meskipun dilaksanakan secara daring.

“Meski terjadi perubahan dramatis dalam kehidupan, kami tetap berkomitmen memberikan kualitas pendidikan terbaik dengan metode pembelajaran abad 21 yang mendorong budaya inovasi dan kolaborasi, demi lahirnya generasi yang lebih siap menghadapi masa depan," kata Maharsi Palupining Rini, S. S, National Principal Sampoerna Academy Surabaya, Kamis (25/2/2021).

Selain menyediakan strategi pembelajaran virtual menarik seperti virtual break-out room, pihaknya selalu menerapkan pendekatan STEAM untuk membantu pengembangan kompetensi murid, sehingga mereka belajar lebih dewasa, percaya diri, dan memiliki tujuan belajar kuat.

Metode ini juga mengintegrasikan experiential learning yang sangat efektif dan efisien membantu siswa tetap fokus dan berinteraksi selama sesi virtual.

"Hasil pembelajaran tersebut kemudian ditampilkan di STEAM EXPO 2021,” tambah Maharsi.

Digelar virtual, STEAM EXPO dibagi atas dua kategori; kompetisi untuk kelas tiga ke atas, dan pameran yang terbuka untuk seluruh siswa.

Khusus untuk kompetisi, para finalis diharuskan mengikuti sesi presentasi di depan para juri, termasuk guest judge yang merupakan ahli pendidikan dan praktisi STEAM berskala nasional dan internasional.

Tentunya, kompetisi dan pameran STEAM EXPO 2021 juga bertujuan sebagai program pengembangan kompetensi 5C (Creative, Critical Thinking, Communication, Collaboration, and Character) sekaligus menanamkan nilai IGNITE (Integrity, Growth Mindset, Nobility, Innovation, Teamwork, dan Excellence) pada siswa.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved