Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Bareng Media, LPS Sosialisasi Syarat Pejaminan Simpanan di Surabaya

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agresif mengenalkan tugasnya penjaminan simpanan masyarakat di perbankan baik umum maupun BPR.

surya.co.id/sri handi lestari
Sekretaris LPS Muhamad Yusron saat membuka workshop bersama media yang digelar di Surabaya secara virtual, Kamis (25/2/2021).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus agresif  mengenalkan tugasnya dalam hal penjaminan simpanan masyarakat di perbankan baik umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Hal itu dilakukan dengan sosialisasi terkait syarat penjaminan simpanan 3 T kepada masyarakat.

Sekretaris LPS, Muhamad Yusron, mengatakan 3 T tersebut adalah pertama, Tercatat pada pembukuan bank.

Kedua, Tingkat bunga simpanan yang diperoleh nasabah bank tidak melebihi bunga penjaminan LPS.

Ketiga, Tidak menyebabkan bank menjadi bank gagal (misalnya memiliki kredit macet).

“Nasabah tidak perlu ragu untuk menabung di bank, karena sudah ada LPS yang menjamin simpanan hingga maksimum Rp 2 miliar per-nasabah per-bank," jelas Yusron, di sela workshop LPS bersama media di Surabaya, Kamis (25/2/2021).

Lebih lanjut, Yusron mengatakan, pihaknya menghimbau kepada para nasabah bank untuk memenuhi syarat-syarat penjaminan simpanan tersebut.

Berdasarkan data klaim penjaminan per Januari 2021, total simpanan atas bank yang dilikuidasi LPS per Januari 2021 ialah Rp1,99 triliun. Dari total simpanan tersebut, terdapat Rp1,62 triliun (81,5 persen) yang dinyatakan layak bayar dan telah dibayarkan LPS kepada 248.585 nasabah bank.

Terdapat Rp369,5 miliar (18,5 persen) milik 17.649 nasabah bank yang dilikuidasi dan dinyatakan tidak layak bayar karena tidak memenuhi ketentuan LPS (syarat 3T).

"Sebagai informasi, persentase paling besar dari simpanan yang tidak layak bayar yakni sebesar 77 persen atau sebesar Rp284,4 miliar disebabkan karena bunga simpanan yang diterima nasabah melebihi tingkat bunga penjaminan LPS," jelas Yusron.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved