Breaking News:

Berita Bangkalan

Setelah Tertular Covid-19, 23 Anggota Polres Bangkalan Mengikuti Vaksinasi Tahap II

Vaksinasi itu dimungkinkan karena mereka sudah berstatus penyintas Covid-19, sedangkan 15 personel lainnya baru bisa divaksin pada akhir Maret.

surya/ahmad faisol
Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto melakukan pemeriksaan tahap kedua sebagai penyintas Covid-19 dalam gelar Vaksinasi Halal dan Aman di Gedung Serbaguna Mapolres Bangkalan, Kamis (24/2/2021) 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Sebanyak 23 dari 38 anggota Polres Bangkalan yang pernah terpapar Covid-19 dipastikan menerima vaksinasi alam gelaran Vaksinasi Halal dan Aman bagi layanan publik di Gedung Serbaguna Mapolres Bangkalan, Kamis (25/2/2021).

Vaksinasi itu dimungkinkan karena mereka sudah berstatus penyintas Covid-19, sedangkan 15 personel lainnya baru bisa divaksin pada akhir Maret.

Jumlah personel Polres Bangkalan yang berstatus penyintas itu disampaikan Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto di sela vaksinasi tahap II dosis pertama pada lebih dari 300 personelnya.

“Ada 38 anggota kami berstatus penyintas. Hari ini yang ikut vaksinasi sejumlah 23 orang, 15 personel lainnya baru bisa divaksin akhir Maret atau awal April mendatang,” ungkap Didik.

Sekedar diketahui, penyintas adalah sebutan untuk orang yang pernah terpapar dan sembuh dari Covid-19. Penyintas juga memiliki pengertian orang yang mampu bertahan hidup melawan Covid-19.

“Ke-23 anggota (penyintas) ikut vaksin hari ini karena sudah melewati masa tiga bulan. Mereka yang belum divaksin hari ini, belum melewati masa tiga bulan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Didik memantau sekaligus memeriksakan diri karena ia juga berstatus sebagai penyintas. Ia terkonfirmasi positif Covid-19 saat awal menjabat Kapolres Bangkalan.

“Belum divaksin karena sesuai petunjuk medis setelah tiga bulan, saya masih dua bulan. Saat ini saya pemeriksaan tahap kedua, nanti akhir bulan baru melaksanakan vaksin,” tutur Didik.

Ia memaparkan, pelaksanaan vaksinasi bagi anggota Polres Bangkalan merupakan upaya memberikan tambahan imun tubuh sebagai bentuk ikhtiar memutus rantai penyebaran Covid-19 di Bangkalan.

“Total anggota kami 641 personel. Saat ini sekitar 300 lebih anggota di polres. Sisanya dilanjutkan besok untuk jajaran polsek. Ada tiga polwan yang akan menyusul karena sekarang mereka masih cuti hamil dan melahirkan,” paparnya.

Didik berharap, vaksinasi bisa membentuk kekuatan imunitas tubuh warga sehingga menyelesaikan kasus Covid-19 di Bangkalan dan di seluruh Indonesia, sesuai yang diprogramkan pemerintah pusat.

“Kami sampaikan vaksin ini aman karena sudah uji klinis BPOM, dan halal karena sudah ada pernyataan dari MUI Pusat,” pungkas mantan Kapolres Pacitan tersebut. ****

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved