Breaking News:

Berita Tulungagung

Residivis yang Bawa Sabu-sabu Saat Kecelakaan di Tulungagung, Mengaku Diperintah Sosok Ini

Penyidik sempat membawa Huda ke sejumlah lokasi, yang sebelumnya dikunjungi sebelum terlibat kecelakaan.

surya.co.id/david yohannes
MMH (33) terperiksa dugaan kepemilikan sabu-sabu. 

Huda tidak tahu sosok yang akan mengambil sabu-sabu itu nantinya.

Saat dalam perjalanan sepeda motor Yamaha Mio Soul AG 3662 RCR yang dikendarainya menabrak sepeda motor ibu-bu yang akan belok masuk gang.

"Di dalam ponsel itu kami temukan komunikasi Huda dengan seseorang. Karena itu kami akan konfirmasi dengan orang yang memerintahnya," tegas Siswanto.

Masih menurut Siswanto, secara hukum pihaknya sudah cukup alat bukti untuk menetapkan Huda sebagai tersangka.

Namun pihaknya masih akan melengkapi berkas penyidikan dan melakukan gelar perkara.

"Penetapan tersangka dilakukan lewat gelar perkara tersebut," sambung Siswanto.

Kecelakaan terjadi di mulut gang menuju Kantor Desa Kedungwaru, tidak jauh dari SMAN 1 Kedungwaru.

Huda sempat terjatuh dari motornya dan mengalami luka-luka.

Namun dia terlihat panik dan membongkar sebuah paving gang, serta meletakkan sesuatu di bawahnya.

Perbuatannya ini diketahui oleh warga, dan dilaporkan ke polisi.

Saat diperiksa polisi, barang itu ternyata dua paket sabu-sabu dan empat butir pil Lexotan.

Polisi membawa Huda ke RS Bhayangkara Tulungagung untuk mengobati luka-lukanya serta tes urine.

Hasilnya, ada kandungan amphetamin di dalam air seni Huda.

Kandungan zat itu mengindikasikan, Huda baru saja mengonsumsi sabu-sabu.

Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved