Breaking News:

Berita Situbondo

Ratusan ASN dan Anggota DPRD Situbondo Disuntik Vaksin Covid-19

Ratusan ASN dan anggota DPRD di Kabupaten Situbondo menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (21/02/2021).

Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Izi Hartono
Para pegawai Pemkab Situbondo saat divaksin Covid-19, Kamis (25/2/2021). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Ratusan pengawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota DPRD di Kabupaten Situbondo menjalani vaksinasi Covid-19, Kamis (21/02/2021).

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini berlangsung di tiga tempat, di antaranya di ruang lantai dua Pemkab Situbondo, Makodim 0823 dan Klinik Mapolres Situbondo.

Plh Bupati Situbondo, Syaifullah mengatakan, vaksinasi pada hari ini dilakukan untuk para pegawai sekretariatan, Bapedda, anggota DPRD serta OPD yang lain.

"Kami juga minta dari Dispenda Jawa Timur dan Pajak Pratama untuk divaksinasi," ujar Plh Bupati Situbondo, Syaifullah disela acara vaksinasi di Pemkab Situbondo.

Sementara itu, kata Syaifullah, vaksinasi untuk jajaran Kodim 0823 dan Polres vaksinasi dilakukan di klinik masing masing.

"Vaksin yang kita terima kemarin, jumlahnya ada sekitar lima ribu vaksin. Untuk hari ini saja ada sekitar 500 orang yang divaksin," katanya.

Syaifullah menjelaskan, setelah dilakukan vaksin tidak ada pengaruh apapun terhadap dirinya, namun hanya diminta beristirahat selama 30 menit usai divaksin.

"Alhamdulillah tidak ada reaksi apa apa, semua sehat," tukasnya.

Dengan vaksin ini, lanjut Syaifullah, agar ini menjadi informasi yang penting di masyarakat, karena pemerintah sudah mewajibkan vaksin kepada seluruh masyarakat yang akan dilakukan secara bertahap.

"Hari ini vaksin untuk para pejabat pelayan publik, tapi nanti juga kepada masyarakat. Baik itu lansia atau dilingkungan terkonfirmasi positifi Covid-19," kata Syaifullah.

Saat ditanya ada berapa yang gagal divaksin, Syaifullah menjelaskan, vaksinasi tahap kedua ini ada yang berbeda dengan vaksinasi yang pertama.

"Vaksinasi pertama ada batasan, misalnya saja yang tensi darahnya tinggi tidak divaksin. Akan tetapi sekarang sudah tidak lagi," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang anggota DPRD Situbondo, Jamur Sasra mengaku tidak sakit saat divaksin, akan tetapi hanya sensasinya.

Menurutnya, vaksinasi ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat dampak setelah divaksin.

"Kalau suntiknya tidak sakit, hanya agak pusing. Ya katanya efeknya ngantuk," kata politisi Partai Demokrat ini.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved