Breaking News:

Berita Malang Raya

Denpom Divif 2 Kostrad Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Alam di Nganjuk dan Semarang

Bantuan yang diberikan meliputi 2 ton beras, puluhan kardus mie instan, obat-obatan, popok, dan pakaian layak pakai.

surya.co.id/erwin wicaksono
Denpom Divif 2 Kostrad, Lawang, Kabupaten Malang menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Nganjuk dan Kota Semarang, Kamis (25/2/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Denpom Divif 2 Kostrad, Lawang, Kabupaten Malang menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Nganjuk dan Kota Semarang pada Kamis (25/2/2021).

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad, Mayor Cpm Sundoro memberangkatkan secara langsung 2 truk berisi paket bantuan siang itu.

"Peran Denpom Divif 2 Kostrad melaksanakan OMSP (Operasi Militer Selain Perang) adalah berperan aktif dalam operasi kemanusiaan, salah satunya dengan menggelar kegiatan bakti sosial dengan membantu sesama yang terdampak bencana alam," ujar Sundoro usai pemberangkatan paket bantuan.

Kata Sundoro, bantuan yang diberikan meliputi 2 ton beras, puluhan kardus mie instan, obat-obatan, popok, dan pakaian layak pakai.

"Semua barang-barang ini di butuhkan di sana," beber Sundoro.

Baca juga: Pemkot Blitar Ikuti Pelantikan Wali Kota-Wakil Wali Kota Terpilih Secara Virtual di Kusumo Wicitro

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh Hari Kedua, Besok 26 Februari 2021 Lengkap Keutamaannya

Baca juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang di Banyuwangi Diprediksi Hingga Akhir Februari

Sundoro menyatakan jika pemberian bantuan ini merupakan bentuk sinergi pihaknya dengan para tokoh masyarakat serta Musyawarah Pimpinan (Muspika) Kecamatan Lawang.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sesama, apalagi saat ini masih dalam pandemi COVID-19. Kami lakukan bersama tokoh-tokoh masyarakat dan Muspika Lawang untuk penanggulangan bencana alam," jelas Sundoro.

Terakhir, Sundoro berharap bantuan yang diserahkan dapat meringankan beban masyarakat yang kini berjuang pulih dari bencana alam.

"Ini merupakan salah satu kegiatan teritorial yang sudah sering dilaksanakan setiap tahunnya apabila terdapat bencana di beberapa daerah di Indonesia," tutup Sundoro.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved