Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Pelantikan 17 Kepala Daerah Terpilih di Jatim Dilakukan Pada Jumat, Hari Ini Didahului Geladi Resik

Pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2020 dipastikan akan dilaksanakan pada hari Jumat (26/2/2021).

SURYA.CO.ID/Sugiharto
Pelaksanaan geladi resik pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2020, di Gedung Negara Grahadi, Rabu (24/2/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2020 dipastikan akan dilaksanakan pada hari Jumat (26/2/2021).

Hari ini, Rabu (24/2/2021), geladi resik pelantikan dilakukan oleh Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Pelaksanaan geladi resik dilakukan dalam koordinasi protokol Jawa Timur. Para kepala daerah terpilih baik bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota terpilih secara bergiliran melakukan geladi resik.

Pasalnya, dalam geladi resik ini, dibagi menjadi tiga sesi. Yaitu sesi pertama pukul 13.00 WIB untuk Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Bayuwangi.

Di sesi berikutnya digelar pukul 16.00 WIB untuk Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Mojokerto.

Dan sesi terakhir dilakukan pukul 19.00 WIB dilakukan pada pukul 19.00 WIB untuk Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, dan Kota Surabaya.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jawa Timur Jempin Marbun mengatakan bahwa geladi resik dilakukan secara luar jaringan (luring) karena pada pelantikan Jumat (26/2/2021), pelantikan akan dilakukan secara hybrid.

"Jadi pagi tadi, telah dilakukan koordinasi secara virtual dengan Dirjen Otda Kemendari bersama semua sekda yang daerahnya melakukan Pilkada serentak 2020. Dari rapat itu telah disampaikan bahwa pelantikan dilakukan hari Jumat 26 Februari 2021," kata Jempin yang hadir di Grahadi memantau jalannya geladi resik.

Untuk teknis pelaksanaan pelantikan besok Jumat, dikatakan Jempin, Kementerian Dalam Negeri meminta secara keseluruhan harus mematuhi protokol kesehatan.

Dan untuk Jatim, Mendagri telah memberikan izin dan toleransi, agar pelantikan dilakukan di ibukota provinsi dengan pelantikan oleh Gubernur. Sedangkan undangan yang lain mengikuti secara daring dari pemkab dan pemkot masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved