Breaking News:

Berita Jember

Jenazah Dua Santriwati Jember Disambut Hujan Tangis, Keluarga Anggap Mati Syahid

Keluarga melihat, kedua orang santriwati itu meninggal secara syahid karena sedang menempuh pendidikan alias mencari ilmu.

surya/sri wahyunik
Mobil ambulans yang membawa jenazah dua santriwati asal Kecamatan Sukorambi yang menjadi korban tanah longsor Pamekasan. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Jenazah dua santriwati asal Kecamatan Sukorambi Jember, yang menjadi korban tanah longsor di Desa Bindang Kecamatan Pasean, Pamekasan, akhirnya tiba di rumah duka pukul 16.00 WIB. Keduanya adalah Santi (16), dan Nur Azizah (12), warga Dusun Botosari ,Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi.

Begitu dua mobil ambulans milik PMI mendekati halaman rumah, isak tangis keluarga dan saudara langsung pecah. Jeritan tangis banyak orang terdengar di rumah duka. Di kampung itu, Santi dan Azizah memang masih berkerabat.

"Rumah kedua santri juga berdekatan karena memang kerabat, juga masih satu RT," ujar Kades Dukuh Mencek, Nanda Setiawan kepada SURYA.

Wawan menuturkan, jenazah tiba pukul 16.00 WIB dna langsung dimakamkan setelah disucikan dan dishalati. "Langsung dimakamkan di pemakaman RT 03 RW 05 Dusun Botosari," imbuhnya.

Menurutnya, keluarga sudah mengikhlaskan kepergian keduanya. Keluarga melihat, kedua orang santriwati itu meninggal secara syahid karena sedang menempuh pendidikan alias mencari ilmu.

Santi sudah tiga tahun mondok di Ponpes Annidhomiyah Desa Bindang. Sejak lulus SD, remaja itu langsung mondok di sana. Kerabatnya, Nur Azizah menyusul pada 2020, setelah setelah lulus SD.

Muhlis, keluarga kedua almarhumah mengaku mendapatkan kabar musibah itu, Rabu (24/2/2021). Orangtua kedua santriwati itu langsung berangkat ke Pamekasan untuk ikut menjemput anak-anak mereka.

Seperti diberitakan, warga Jember turut menjadi korban tebing longsor di Kabupaten Pamekasan, Rabu (24/2/2021) dini hari. Mereka adalah santriwati Ponpes Annidhomiyah. Tiga orang menjadi korban meninggal dunia, yakni dua dari Kecamatan Sukorambi, dan satu dari Kecamatan Sumberjambe.

Sedangkan satu orang lagi asal Kecamatan Sumberjambe, selamat namun mengalami patah tulang. ****

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved