Breaking News:

Berita Lamongan

54  Ahli Waris Pasien Meninggal karena Covid -19 di Lamongan Batal Terima Santunan Kematian

Para ahli waris korban meninggal akibat Covid - 19 kini harus menerima kenyataan tidak lagi menerima santunan dari pemerintah.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto ilustrasi pemakaman jenazah pasien positif COVID-19. Sebanyak 54 ahli waris korban meninggal di Lamongan batal terima santunan kematin akibat pemerintah tidak menganggarkan untuk tahun ini. 

SURYA.co.id lLAMONGAN  - Para ahli waris korban meninggal akibat Covid - 19 kini harus menerima kenyataan tidak lagi menerima santunan dari pemerintah.

Di Lamongan, 54 orang ahli waris harus menerima kenyataan itu, karena  Kemensos menyetop santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat Covid -19. 

Kepala Dinas Sosial Lamongan, Muhammad Kamil mengungkapkan, di Lamongan ada  54 orang yang mengajukan santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat Covid -19. 

"Ada 54 orang yang mengajukan. Namun saat ini belum ada yang laporan.

Kelihatannya belum ada yang cair," kata Muhammad Kamil ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/2/2021). 

Sebanyak 54 warga Lamongan yang mengajukan santunan tersebut tercatat sejak September 2020 lalu.

Awal bulan ini, lanjut Kamil, juga ada yang mengajukan tapi belum diproses.

Kalau yang 54 ini, imbuh Kamil, sudah masuk dan diproses tapi belum ada pencairan.

"Sampai awal bulan ini masih ada (yang mengajukan) tapi belum kita proses," katanya.

Kamil juga tidak bisa  memastikan ahli waris itu akan mendapat santunan atau tidak. Apalagi Kemensos sudah menghentikan bantuan tersebut.

Kementerian Sosial (Kemensos) menyetop santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat Covid-19.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid -19.

SE tersebut dikeluarkan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKS) Kemensos, Sunarti. 

Pada tahun anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris pada Kemensos RI.

Sehingga terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinsos Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved