Breaking News:

Berita Jember

Universitas Jember Punya SOP Pencegahan Covid-19, Tak Sembarang Mahasiswa Bisa Masuk Kampus

Kuliah daring dipilih mengingat jumlah penderita positif Covid-19 di Jember dan secara nasional, masih fluktuatif

surya/sri wahyunik
Kampus Universitas Jember masih membatasi perkuliahan langsung. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Universitas Jember (Unej) tetap menerapkan perkuliahan secara daring pada semester genap tahun akademik 2020/2021. Kebijakan ini disampaikan oleh Rektor Universitas Jember, Iwan Taruna dalam acara sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di lingkungan Universitas Jember, Selasa (23/2/2021).

Kegiatan sosialisasi daring ini dimotori oleh Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Corona (TTDKBC) Unej. Kuliah daring dipilih mengingat jumlah penderita positif Covid-19 di Jember dan secara nasional, masih fluktuatif. Sehingga perkuliahan tatap muka seperti di masa normal, berpotensi menambah jumlah penderita Covid-19.

“Universitas Jember masih memberlakukan kuliah daring di semester genap ini, sesuai arahan Ditjen Dikti Kemendikbud. Bagi mahasiswa yang menempuh tugas akhir dan pendidikan profesi yang membutuhkan pembimbingan dan praktik, diizinkan hadir di kampus. Asalkan dalam kondisi sehat dan mendapatkan izin dari orangtuanya," ujar Iwan.

Sementara bagi mahasiswa luar Jember yang akan hadir di kampus, wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum masuk kampus. Setiap kali ke laboratorium atau berdiskusi dengan dosen, lanjut Iwan, wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah. "SOP-nya sudah disusun oleh TTDKBC Universitas Jember,” imbuhnya.

Dalam mencegah dan menanggulangi Covid-19 di Unej, pihak rektorat telah mengambil langkah strategis. Langkah itu di antaranya menyediakan lokasi isolasi mandiri sementara bagi pegawai yang dinyatakan menderita Covid-19 di asrama PGSD.

Juga memberikan fasilitas pemeriksaan Rapid Antigen di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), serta menjalin kerjasama dengan laboratorium kesehatan untuk pelaksanaan rapid Swab-PCR.

“Kami juga membantu memberikan obat dan vitamin bagi kawan-kawan yang dinyatakan positif Covid-19, termasuk menyediakan tenaga pendamping dari tim TTDKBC,” tegasnya.

Sementara Ketua TTDKBC Unej, dr Ulfa Elfiah menjelaskan, tim sudah menyusun Standart Operation Procedure (SOP) dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di kampus. Ada tiga SOP telah disusun yang terdiri dari SOP Pelaporan, tracing, testing, dan treatment pada penderita Covid-19.

Kedua, SOP Work from Office (WfO) dan SOP kegiatan luring di kampus. “Kami juga gencar menyosialisasikan nomor hotline TTDKBC di nomor 0331-333527 kepada segenap warga kampus, sementara seluruh materi mengenai pencegahan dan penanggulangan Covid-19 bisa diakses di pojokcovid.unej.ac.id,” jelasnya. ****

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved