Breaking News:

Berita Gresik

Penyebab 100 Ahli Waris di Gresik Terancam Batal Terima Santunan Kematian akibat Covid-19

Santunan Rp 15 juta dijanjikan pemerintah kepada ahli waris pasien meninggal dunia akibat Covid-19 terancam batal.

surya.co.id/david yohannes
Ilustrasi pemakaman jenazah korban Covid-19. Sebanyak 100 ahli waris korban meninggal akibat covid-19 di Gresik terancam batal terima santunan kematian. 

SURYA.co.id | GRESIK – Santunan Rp 15 juta dijanjikan pemerintah kepada ahli waris pasien meninggal dunia akibat Covid-19 terancam batal.

Pasalnya Kementerian Sosial (Kemensos) menghentikan program tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik, Sentot Supriohadi menunjukkan kebijakan tersebut didasari surat bernomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI.

Hal ini disampaikan langsung saat menggelar rapat jejak dengar pendapat bersama Komisi IV DPRD Gresik.

“Surat dari Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, santunan tidak dilanjutkan karena anggaran di tahun 2021 tak tersedia,” kata Sentot, Selasa (23/2/2021).

Di Kabupaten Gresik ada 100 keluarga ahli waris korban Covid-19.

Sedankan santunan kematian  Rp 15 juta  telah diterima oleh 151 ahli waris atau keluarga korban Covid-19 di Gresik pada tahap I. 

Prosesnya, santunan akan dikirim langsung dari Kemensos ke rekening ahli waris.

"Tahap kedua sebanyak 100 berkas ahli waris diajukan, ternyata ketika kami mengajukan tahap dua dihentikan.

Tapi, kami tetap menunggu surat resmi dari Dinsos Provinsi Jatim," tambahnya lagi.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved