Breaking News:

Berita Bondowoso

Kemensos Hentikan Program Santunan Kematian akibat Covid, Harapan 18 Ahli Waris di Bondowoso Sirna

Keluarga pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Bondowoso harus memendam harapan untuk mendapat santunan Kemensos RI.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi, petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan menggunakan alat berat menyiapkan pemakaman jenazah dengan protokol standart covid-19. 

 
SURYA.co.id | BONDOWOSO - Keluarga pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Bondowoso harus memendam harapan untuk mendapat santunan Kemensos RI.

Sebab, Kemensos RI telah menghentikan program tersebut pada 2021.

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Bondowoso, Redi Usadani membenarkan hal tersebut. Pihaknya telah menerima informasi penghentian santunan Kemensos, Sabtu (20/2).

"Benar, bahwa pemberian santunan Covid-19 pada 2021 dihentikan," katanya kepada Surya melalui sambungan telepon, Selasa (23/2).

Ia menyebutkan pada tahap pertama, Agustus-September 2020, dokumen pengajuan milik 6 ahli waris pasien Covid-19 meninggal dunia Bondowoso sudah dikirimkan ke Kemensos.

Namun, hingga kini uang santunan Rp 15 juta untuk 6 ahli waris itu belum juga cair.

Sementara, pada tahap ke dua, sekitar Oktober-Februari 2021, sebanyak 12 ahli waris mengajukan santunan ke Dinsos Bondowoso.

Karena pada tahap pertama uang santunan tidak kunjung cair, Dinsos Bondowoso menunda pengiriman dokumen ahli waris tahap dua ke Dinsos Provinsi Jatim.

Rencananya, sesuai saran Dinsos Provinsi Jatim, dokumen tahap kedua bakal dikirimkan usai pencairan santunan tahap pertama tuntas.

"Kami akan mencoba mengkonfirmasi kembali ke Dinsos Provinsi Jatim apakah uang santunan tahap pertama masih ada peluang cair atau tidak," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved