Breaking News:

Berita Nganjuk

Disapu Bersih Satpol PP, Banyak Reklame Kadaluarsa Ganggu Keindahan Kota

dinas perizinan Pemkab Nganjuk sudah mengirimkan surat pemberitahuan dan peringatan kepada pemilik papan reklame

surya/ahmad amru muiz
Personel Satpol PP Pemkab Nganjuk melakukan penertiban baliho tanpa izin di Kota Nganjuk, Selasa (23/2/2021). 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Banyaknya reklame yang tidak berizin atau ilegal, kadaluarsa atau rusak yang masih terpasang di kawasan Kota Nganjuk, mulai mengganggu keindahan.

Petugas Satpol PP pun turun tangan dengan mencopoti reklame di beberapa titik sebagai penegakan Perda Nomor 8 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Sutikno mendampingi Kasatpol PP Pemkab Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, ada titik utama penertiban reklame di Kota Nganjuk. Yakni reklame di jalan Yos Sudarso, di wilayah Sukomoro, dan Terminal Lama Kota Nganjuk.

"Umumnya reklame di tiga titik tersebut sudah kondisi rusak dan habis masa berlaku (kadaluarsa) sehingga membahayakan masyarakat," kata Sutikno, Selasa (23/2/2021).

Dijelaskan Sutikno, sebenarnya sebelum razia pihaknya bersama dinas perizinan Pemkab Nganjuk sudah mengirimkan surat pemberitahuan dan peringatan kepada pemilik papan reklame.

Bagi pemilik yang memperhatikan surat pemberitahuan dan peringatan tersebut, sudah langsung menindaklanjuti dengan memperpanjang perizinan atau mencopot reklame yang masa izinya habis.

"Seperti papan reklame di wilayah Sukomoro yang diturunkan sendiri oleh pemilik karena izinya habis sebelum dilakukan penertiban," ucap Sutikno.

Diakui Sutikno, pemasangan reklame dengan izin tersebut sudah sesuai ketentuan peraturan daerah dan dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di samping itu, pemasangan reklame harus memenuhi kriteria dan syarat yang ditetapkan untuk estetika Kota Nganjuk serta menghindari terganggunya ketenteraman serta ketertiban masyarakat.

"Untuk itulah, anggota Satpol PP senantiasa melakukan pemantauan terhadap keberadaan reklame yang terpasang di kota dan wilayah Kabupaten Nganjuk. Bila ada reklame yang pemasanganya tidak memenuhi ketentuan atau tidak berizin maka akan dilakukan penertiban dengan pencopotan," tutur Sutikno. ***

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved