Breaking News:

Berita Sidoarjo

Dewan Desak Pemkab Sidoarjo segera Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUBMSDA Diminta Tak Banyak Alasan

Pengendara motor ekstra hati-hati melintas di jalan rusak yang tergenang air di wilayah Sidoarjo.

surya.co.id/m taufik
Pengendara motor ekstra hati-hati melintas di jalan rusak yang tergenang air  di Sidoarjo. 

"Alasannya klasik, ngomong kekurangan SDM. Makanya kami rekomendasikan agar menambah menjadi sembilan tim. Supaya bisa mengcover jalan rusak di 18 kecamatan di Sidoarjo,” imbuh politisi Partai Gerindra tersebut.

Pihaknya juga berharap, adanya kucuran anggaran Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) untuk penanganan jalan, tetap dikawal oleh dinas. Termasuk pengawalan dalam realisasi perbaikan jalan rusak.

"Jangan sampai ada tumpang tindih antara realisasi perbaikan jalan menggunakan dana PIWK dengan anggaran yang sudah diprogramkan di dinas," pesannya.

Plt Kepala Dinas PUBMSDA, Benny Airlangga, dalam pertemuan ini juga mengaku gemas dengan kondisi jalanan yang rusak di Sidoarjo.

"Tapi memang memperbaiki jalan rusak ini tidak semudah yang dibayangkan. Kami hanya punya tiga satgas. Berangkat jam delapan, sampai jam sembilan, ternyata siang hujan. Ini juga kendala,” kata Benny.

Dengan adanya anggaran PIWK yang dialokasikan ke semua kecamatan, pihaknya mengaku sangat terbantu. Dengan begitu, pengerjaan untuk perbaikan jalan bukan hanya di Dinas PU. Bisa kerja sama dari berbagai pihak.

"Kami juga menginginkan kalau bisa ada penambahan satgas. Karena satgas kami hanya tiga. Cuma kami belum tahu ada anggarannya atau tidak jika ditambah. Karena saya baru Plt kan kemarin Februari," ujarnya.

Beny mengaku pihaknya berkomitmen akan segera menyelesaikan permasalahan jalan rusak dan berlubang di Sidoarjo. Bagaimanapun, perbaikan jalan rusak dan atau jalan berlubang harus dilakukan demi keselematan dan kenyamanan warga pengguna jalan.

Di sisi lain, penggunaan dana PIWK juga masih banyak kendala. Pihak kecamatan tidak serta-merta bisa menggunakan dana itu untuk perbaikan jalan. Meski sudah dialokasikan, tidak semua dana sudah cair ke kecamatan.

Beberapa kecamatan belum bisa cair karena, prosesnya harus terlebih dulu menyelesaikan beberapa tahapan. Tanggulangin misalnya, untuk bisa memperoleh kucuran dana PIWK itu harus melakukan pemetaan wilayahnya terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan dengan pengajuan ke pemkab.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved