Breaking News:

Berita Lamongan

Bersiap Jadi Penguasa Baru Lamongan, Yuhronur-Rouf Lakukan Gladi Bersih di Pendopo

Persiapan itu dilakukan agar tidak terkesan dadakan atau bahkan terburu-buru, mengingat jadwal pelantikan belum pasti.

surya/hanif manshuri
Bupati dan Wakil Bupati Lamongan terpilih, Yuhronur Efendi - KH Abdul Rouf melakukan gladi bersih menjelang pelantikan di Pendopo Lokatantra, Selasa (23/2/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kalau sesuai rencana pemerintah pusat, pelantikan dan pengambilan sumpah pasangan kepala daerah terpilih di Jatim, akan dilakukan serentak pada Kamis (25/2/2021) atau Jumat (26/2/2021). Dan persiapan pelantikan sudah dilakukan Bupati-Wakil Bupati Lamongan terpilih, Yuhronur Efendi dan KH Abdul Rouf.

Selasa (23/2/2021), pasangan calon penguasa baru Lamongan itu sudah melakukan geladi bersih di Pendopo Lokatantra yang selama ini menjadi sentra pemerintahan daerah. Persiapan itu dilakukan agar tidak terkesan dadakan atau bahkan terburu-buru, mengingat jadwal pelantikan belum pasti.

Saat geladi bersih itu, istri Yuhronus yaitu Anis Kartika turut hadir. Kompak memakai putih lengan panjang, Yuhronur-Rouf menjalani prosesi geladi bersih, seperti berdiri tegak dan mengucapkan sumpah jabatan, atau penandatangan sumpah jabatan.

Untuk Yuhronur jelas tidak tampak canggung, karena selama ini orang nomor satu di Lamongan ini sudah akrab dengan suasana Pendopo Lokatantra. Juga sudah sering menghadapi pegawai dari Bagian Protokol yang terlibat geladi bersih.

"Kami tetap bersyukur, akhirnya pelantikan sudah ditentukan meski belum tahu apakah tanggal 25 atau 26 Februari," kata Yuhronur.

Kepastian hari dan tanggal pelantikan, baru akan diketahui Rabu (24/2/2021). "Tetapi saya dan Kiai Rouf sudah mempersiapkan sebaik-baiknya, agar pelantikan nanti berjalan tertib dan aman," ujar Yuhronur.

Apakah pelantikan dilaksanakan virtual atau langsung, Yuhronur juga belum bisa memastikan karena pihaknya masih menunggu pengumuman dari Mendagri.

Seperti diketahui, pasangan Yuhronur-Rouf memenangi sengketa hasil Pilkada Lamongan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam putusan sela, MK memutuskan menolak semua gugatan yang diajukan pasangan calon Suhandoyo-Astiti Suwarni terkait dugaan kecurangan dalam proses penghitungan di TPS-TPS selama pilkada, 9 Desember lalu. ****

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved