Breaking News:

Berita Mojokerto

4 Pasangan Bukan Suami Istri di Kota Mojokerto Terjaring Razia Rumah Kos, Petugas Temukan Benda ini

Petugas  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto  mengamankan empat pasangan bukan suami istri dalam razia rumah kos di kawasan Kota.

surya.co.id/mohammad romadoni
Pasangan bukan suami terjaring razia diamankan di Kantor Satpol PP Kota Mojokerto, Selasa malam (23/2/2021). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Petugas  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto  mengamankan empat pasangan bukan suami istri dalam razia rumah kos di kawasan Kota, Selasa (23/2/2021) malam.

Selain mengamankan empat pasangan tersebut, petugas menemukan alat isap narkoba dari kamar kos yang dihuni pasangan suami istri.

Empat pasangan bukan suami istri tersebut diamankan dari sejumlah rumah kos di wilayah Kecamatan Kranggan yaitu di Kelurahan Meri dan di Lingkungan Ngaglik.

Keempat pasangan itu tepergok berada di dalam kamar kos di dalam gang bahkan mereka terlihat kelimpungan tidak dapat menunjukkan surat nikah.

"Kegiatan razia ini ada delapan titik yang hasilnya mengamankan empat pasangan bukan suami di antara dua di kamar kos kawasan Meri dan dua lainnya di rumah kos Lingkungan Ngaglik Kecamatan Kranggan," ungkap Kabid Ketentraman dan Penertiban Umum Satpol Pol PP Kota Mojokerto, Fudi Harijanto, Selasa (23/2).

Fudi mengatakan dalam razia ini juga melibatkan Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Mojokerto untuk melakukan tes urine terhadap penghuni rumah kos yang dicurigai tersangkut narkoba.

Pihaknya menemukan sejumlah alat isap sabu-sabu di salah satu kamar rumah kos yang dihuni pasangan suami istri (Pasutri) di Lingkungan Ngaglik, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. 

"Penghuni kos yang kedapatan menyimpan alat isap sabu-sabu sudah ditangani oleh petugas dari BNNK Kota Mojokerto," jelasnya.

Menurut dia, semua pelanggar yang terjaring razia rumah kos ini selanjutnya diangkut mengendarai kendaraan truk operasional Satpol PP Kota Mojokerto.

Selanjutnya, mereka dilakukan pendataan dan diberi sanksi supaya tidak mengulangi perbuatanya yang mengganggu ketertiban umum.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved