Breaking News:

Berita Surabaya

3 Fakta Kasus Salah Transfer Bank Rp 51 Juta: ini Kronologi dan Temuan Kuasa Hukum Tersangka

Berikut fakta-fakta terbaru tentang kasus salah transfer yang dilakukan oleh Bank Central Asia ( BCA) Citraland. Ini temuan kuasa hukum tersangka.

KOLASE SURYA.CO.ID Firman Rachmanudin/TRIBUNNEWS
Kasus salah transfer bank Rp 51 juta 

Padahal, BCA seharusnya melakukan transfer ke nomor rekening atas nama Philip.

Setelah salah transfer itu, Ardi dilaporkan ke Polrestabes Surabaya karena diklaim enggan mengembalikan uang tersebut.

Kini, Ardi pun menjadi terdakwa kasus salah tranfser BCA dan sedang menjalani proses persidangan di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak.

Adik terdakwa Ardi Pratama, Tio Budi Satrio didampingi tim kuasa hukum mencari keadilan terhadap proses hukum kakaknya, Senin (22/2/2021).
Adik terdakwa Ardi Pratama, Tio Budi Satrio didampingi tim kuasa hukum mencari keadilan terhadap proses hukum kakaknya, Senin (22/2/2021). (SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin)

Bagaimana kronologi salah transfer BCA Citraland ke rekening Ardi? Berikut penuturan adik Ardi dan kuasa hukumnya.

Hampir setahun lalu, Ardi menerima transferan dari BCA Citraland sebesar Rp 51 juta.

Dalam bukti lembar mutasi, uang sebesar itu merupakan setoran kliring BI yang masuk ke rekening BCA Ardi.

Ardi pun mengira uang yang masuk ke dalam rekeningnya merupakan komisi penjualan mobil mewah yang dijanjikan oleh pemilik mobil usai unitnya terjual.

"Uang itu memang digunakan oleh kakak saya.

Di transfer ke ibu saya untuk membayar hutang secara berkala.

Nilaimya sekitar 30 jutaan," kata Tio Budi Satrio, adik dari Ardi Pratama.

Halaman
1234
Penulis: Arum Puspita
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved