Breaking News:

Berita Surabaya

3 Fakta Kasus Salah Transfer Bank Rp 51 Juta: ini Kronologi dan Temuan Kuasa Hukum Tersangka

Berikut fakta-fakta terbaru tentang kasus salah transfer yang dilakukan oleh Bank Central Asia ( BCA) Citraland. Ini temuan kuasa hukum tersangka.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
KOLASE SURYA.CO.ID Firman Rachmanudin/TRIBUNNEWS
Kasus salah transfer bank Rp 51 juta 

Penulis: Arum | Editor: Adrianus

SURYA.co.id | SURABAYA - Berikut fakta-fakta terbaru tentang kasus salah transfer. Salah satu fakta terbaru yakni kronologi kasus salah transfer yang ternyata terjadi pada 17 Maret 2020 lalu

Dalam kronologi kasus salah transfer itu, kuasa hukum Ardi, R Hendrix Kurniawan menemukan ada dugaan cacat formil sejak awal kasus ini dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh kepolisian.

Sebab, ikhtikad baik Ardi untuk mengembalikan uang Rp 51 juta secara mencicil itu ditolak. 

Berikut rangkuman fakta selengkapnya.

Baca juga: Terima Dana dari Salah Transfer Bank, Pria di Surabaya Dipidanakan, Keluarga Tuntut Keadilan

Baca juga: Kronologi BCA Citraland Salah Transfer Rp 51 Juta ke Makelar Mobil Mewah, Penerima Jadi Terdakwa

1. Kronologi salah transfer Rp 51 juta

ILUSTRASI. Logo Bank BCA di Kantor Pusat Bank BCA, Jakarta Pusat.
ILUSTRASI. Logo Bank BCA di Kantor Pusat Bank BCA, Jakarta Pusat. (TRIBUNNEWS)

Kasus salah transfer ini bermula ketika BCA Citraland salah transfer Rp 51 juta kepada seorang makelar mobil mewah bernama Ardi Pratama (29).

Kasus BCA Citraland salah transfer kepada warga Manukan Lor Gang I Surabaya itu terjadi pada 17 Maret 2020 lalu.

Ardi kemudian dilaporkan oleh Nur Chuzaimah selaku back office BCA KCP Citraland, Kota Surabaya. 

Pihak BCA Citraland menyebut salah transfer sejumlah uang ke rekening BCA atas nama Ardi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved