Breaking News:

Virus Corona di Jatim

Alasan 1.480 Ahli Waris Pasien Covid-19 Meninggal di Jatim Batal Dapat Santunan Rp 15 Juta

Sebanyak 1.480 ahli waris pasien Covid-19 meninggal di Jatim batal dapat santunan masing-masing Rp 15 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Freepik
(Ilustrasi vaksin) ahli waris pasien Covid-19 di jatim batal dapat santunan dari Kemensos. 

Makanya saat ibu gubernur turun ke daerah juga sambil menyampaikan santunan itu," kata Alwi.

Setelah itu, dikatakan Alwi, pengajuan dari kabupaten kota terus masuk seiring dengan perkembangan kasus covid-19 yang masih banyak membuat nyawa berjatuhan.

Namun setelah 67 pencairan santunan belum ada pengajuan yang disetujui lagi.

"Yang cair hanya 67 itu, setelah itu tidak ada lagi yang cair.

Padahal pengajuan masuk terus dari kabupaten kota. Dan kami teruskan ke Kemensos.

Secara kumulatif ada 1.480 orang pengajuan santunan untuk korban meninggal karena covid-19 di Jatim, hingga akhirnya kami dapat jawaban surat dari Kemensos pada 18 Februari 2021 kemarin," tegas Alwi.

Namun isi surat tersebut bukan persetujuan, melainkan penjelasan bahwa anggaran santunan korban meninggal akibat covid-19 telah ditiadakan tahun 2021.

Dan pengajuan yang masih tahun 2020 yang telah masuk juga tidak bisa dicairkan.

Detailnya, ada dua poin dari surat Kemensos yang diterima Dinsos Jatim.

Pertama, yaitu dijelaskan bahwa Pada Tahun Anggaran 2021 tidak tersedia Alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bagi ahli waris pada Kementerian Sosial RI, sehingga terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinas Sosial Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti.

Pada poin kedua dijelaskan, Kepala Dinas Sosial Provinsi diminta menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota di wilayah masing-masing, dan selanjutnya untuk tidak memberikan rekomendasi dan/atau usulan lagi pada Kementerian Sosial RI.

"Kami telah mengirimkan ke kabupaten kota. Dan langkah kami selanjutnya kami akan lapor pimpinan," pungkas Alwi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved