Breaking News:

Berita Surabaya

Tiga Kepala Daerah Terpilih Bertemu, Integrasikan Program Penting Kawasan Surabaya Raya

Setidaknya, terdapat lima hal yang dibahas dan diulas oleh ketiga pemimpin terpilih hasil Pilkada 2020 itu.

Foto Istimewa
Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi, Bupati Sidoarjo terpilih Ahmad Muhdlor, dan Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani bertemu dan duduk bersama, Minggu (21/2/2021) 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Arah pembangunan kawasan Surabaya Raya ke depan akan lebih terintegrasi.

Tiga kepala daerah terpilih yaitu Wali Kota Surabaya terpilih Eri Cahyadi, Bupati Sidoarjo terpilih Ahmad Muhdlor, dan Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani bertemu dan duduk bersama guna membangun sinergi, Minggu (21/2/2021).

"Kami berbicara menyamakan frekuensi, sambil saling bercanda, casual meeting-lah. Ini penting, karena sesungguhnya Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik saling berhubungan. Relasinya sangat dekat, terutama mobilitas warganya yang saling terkoneksi,” ujar Eri Cahyadi, dalam keterangannya persnya yang dikirim ke SURYA.co.id, Senin (22/2/2021).

Sekitar dua jam, ketiganya bertemu dan berbincang.

Setidaknya, terdapat lima hal yang dibahas dan diulas oleh ketiga pemimpin terpilih hasil Pilkada 2020 itu.

Yaitu, integrasi penanganan pandemi Covid-19, manajemen transportasi terpadu, manajemen sungai terpadu, pengembangan knowledge management untuk meningkatkan kualitas inovasi antar-daerah dan infrastruktur jalan.

Baca juga: Pasutri di Tuban Kompak Curi Motor dan HP, Beraksi Juga di Sidoarjo dan Gresik

Baca juga: Ardini Senang Ada Parkir Khusus, Sering Manfaatkan Park and Ride di Kota Surabaya

Baca juga: Mahasiswi Gresik yang Diacungi Paving saat Kendarai Mobil Masih Trauma, Pilih di Rumah Saja

”Gotong royong skala Jatim, nasional, bahkan global adalah komitmen kami untuk membawa masing-masing daerah semakin maju,” imbuh Eri.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu, mengatakan terkait penanganan pandemi Covid-19, misalnya.

Kebijakan di tiga daerah tersebut memang perlu sinergitas.

"Saling support. Selain aspek pencegahan, untuk tracing semestinya bisa saling dukung jika memang pasiennya punya mobilitas di antara daerah-daerah ini," terang Eri.

Di sisi lain, Bupati Sidoarjo terpilih, Muhdlor mengatakan sinergitas dan keterpaduan program antar daerah dianggap penting. Misalnya, terkait transportasi terpadu.

"Kami bahas beberapa skema, tentu kami akan konsultasikan ke Pemprov Jatim dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani, juga mencontohkan pentingnya integrasi program terkait manajemen penanganan banjir.

Misalnya soal banjir Kali Lamong yang merupakan problem klasik.

”Banjir Kali Lamong harus terintegrasi secara kelembagaan, karena secara kewilayahannya, memang pengaturan sungai dan sistem pengendali banjir Kali Lamong tersebar di Gresik, Mojokerto, dan Surabaya,” ujar Yani, sapaan akrabnya.

Kemudian, yang tak kalah penting adalah terkait integrasi pembangunan infrastruktur jalan juga mutlak dilakukan.

Contohnya Pemkot Surabaya yang sedang merampungkan JLLB dan bakal terhubung dengan tol Surabaya-Gresik dan Teluk Lamong, hingga ke kawasan Menganti, Gresik.

Demikian pula perlunya jalan baru Surabaya-Gresik, termasuk membuat jembatan yang membuka akses anyar antar daerah tersebut.

”Jika nanti semuanya terpadu, saya yakin poros Surabaya Raya bakal semakin tertata, modern, hijau, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved