Breaking News:

Berita Lamongan

Seluruh Desa di Lamongan Jadi Kampung Tangguh, Masih Ribuan Positif Covid-19

Penambahan itu terjadi berkat adanya evaluasi per pekan pada kampung-kampung yang terlebih dahulu menerapkan PPKM Mikro

surya/hanif manshuri
Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana meninjau salah salah satu desa yang menerapkan PPKM Mikro bersama Forkopimda, Senin (22/2/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Jumlah kampung yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Lamongan menunjukkan penambahan dari 29 RT menjadi 87 RT di 73 desa. Selain itu semua desa/kelurahan di Lamongan juga telah menjadi kampung tangguh sebagai upaya menghambat penyebaran Covid-19.

Kabag Prokopim Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar membenarkan sudah ada 87 RT di 73 desa yang menerapkan PPKM Mikro. Penambahan itu terjadi berkat adanya evaluasi per pekan pada kampung-kampung yang terlebih dahulu menerapkan PPKM Mikro.

"Bertambahnya kawasan RT yang memberlakukan PPKM Mikro ini, setelah dilakukan evaluasi sejak 14 Februari lalu. Selain 87 RT yang telah menerapkan PPKM Mikro, semua desa/kelurahan di Lamongan juga mendirikan kampung tangguh, yaitu sebanyak 474 desa," terang Arif, Senin (22/2/2021).

Meski begitu, efektivitas PPKM Mikro tetap bermuara pada sejauh mana penyebaran Covid-19 di kawasan perkampungan. Karena tingkat penularan di Lamongan masih cukup tinggi, di mana dari data saat ini 2.495 orang terkonfirmasi positif dan 72 orang di antaranya adalah aktif.

Sedangkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 2.258 orang dan 165 meninggal. "Penambahan 87 RT ini berdasarkan penambahan kasus aktif yang ada di RT tersebut," jelasnya.

Sementara Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana bersama pejabat Forkopimda meninjau salah salah satu desa yang menerapkan PPKM Mikro di Kecamatan Deket. Kapolres berpesan bahwa gotong royong antara masyarakat dan instansi terkait bisa menekan penyebaran Covid-19.

"Protokol kesehatan wajib dipatuhi, seperti menggunakan masker, cuci tangan dan melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala," kata Miko.

Miko bersyukur bahwa sejauh ini potensi penularan Covid-19 masih terkendali, dan perlu dipertahankan agar warga mengutamakan protokol kesehatan. Ia sempat memeriksa posko PPKM Mikro yang dilengkapi sarana dan prasarana.

Di antaranya alat pelindung diri, masker, sepatu boot, sarung tangan, training spack, tanki alat penyemprot disinfektan dan piranti lunak sebagai sarana pendukungnya.

Kapolres juga melakukan pengecekan dapur umum, ruang isolasi dan lumbung pangan. Dengan mengoptimalkan fungsi Posko PPKM Mikro di masing-masing desa/kelurahan secara maksimal, pihaknya berharap dapat menekan penyebaran Covid-19 di Lamongan. ****

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved