Breaking News:

Berita Blitar

Gawat, Ada Klaster Baru di Pengadilan Agama Blitar, 10 Pegawai Terjangkit Covid-19

Berawal satu orang positif tertular Covid-19, akhirnya diketahui ada sembilan orang lainnya di PA yang ternyata juga terjangkit.

surya/samsul hadi
Pengadilan Agama Kelas 1A Blitar di Jalan Imam Bonjol, Kota Blitar, terlihat sepi, Senin (22/2/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Penularan terbuka di berbagai bidang di kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Blitar, sempat mendorong Satgas Covid-19 melakukan penutupan layanan untuk melakukan sterilisasi.

Berawal satu orang positif tertular Covid-19, akhirnya diketahui ada sembilan orang lainnya di PA yang ternyata juga terjangkit.

Satgas Covid-19 Kota Blitar meminta semua pegawai di PA Kelas 1A Blitar untuk melakukan swab test. Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto mengatakan, awalnya ada satu pegawai PA dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian, Satgas Covid-19 melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan satu pegawai positif Covid-19. Hasil tracing, terdapat 17 orang yang kontak erat dengan pegawai positif Covid-19. Satgas melakukan swab test kepada 17 orang yang kontak erat dengan pegawai positif Covid-19.

"Dari hasil swab test terhadap 17 orang, sembilan di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Berarti, ada 10 pegawai yang dinyatakan positif Covid-19," kata Didik, Senin (22/2/2021).

Dikatakan Didik, sembilan pegawai yang hasil swab testnya dinyatakan positif Covid-19 menyebar hampir di semua bidang di PA. Hal itu menunjukkan ada penyebaran Covid-19 secara terbuka di PA Kelas 1A Blitar.

"Pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 menyebar hampir di semua bidang. Artinya terjadi open penyebaran di pengadilan agama," ujarnya.

Menurutnya dengan kondisi seperti itu, satgas merekomendasikan semua pegawai di PA Kelas 1A Blitar menjalani swab test. Tetapi Satgas Covid-19 Kota Blitar hanya memfasilitasi swab test kepada pegawai yang berdomisili di Blitar Raya.

Sedangkan pegawai yang berdomisili di luar Blitar Raya seperti Tulungagung dan Kediri, diminta melakukan swab test mandiri di masing-masing tempat tinggalnya. "Ada 14 pegawai lagi dari Blitar Raya yang kami lakukan swab test hari ini," katanya. ***

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved