Breaking News:

Biodata Hasnaeni Si Wanita Emas yang Kirim Bunga Duka Cita ke Anies Karena Banjir, Bintang Sinetron

Inilah profil dan biodata Hasnaeni, si Wanita Emas yang mengirimkan karangan bunga duka cita untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

Editor: Musahadah
tribunnews
Hasnaeni Wanita Emas yang mengirimi bunga duka cita ke Anies Baswedan. Berikut ini profil dan biodatanya. 

Sinetron yang pernah dia bintangi berjudul Saras 008 dan Jin dan Jun.

Di dunia sinetron ia menggunakan nama Mischa S Moein.

4. Ayahnya populer

Tak banyak diketahui adalah jika si ‘wanita emas’ ini adalah putri dari Politisi PDI-Perjuangan Max Moein.

Pada 2008 Max Moein sempat menjadi perbincangan luas masyarakat Indonesia.

Max yang waktu itu sebagai anggota DPR RI terseret skandal dengan sekretaris peribadinya Desi Firdayanti.

Foto Max dan seorang perempuan mirip Desi, beredar di mana-mana, baik melalui surat elektronik maupun di telepon seluler.

Desi menyebut jika Max telah melakukan pelecehan seksual.

Meski membantah tuduhan itu, tak lama kemudian Max dipecat akhirnya sebagai anggota DPR RI.

5. Muncul di Pilgub DKI 

Nama Hasnaeni mencuat saat pilgub DKI Jakarta tahun 2016 silam. 

Hasnaeni menjadi ‘penyejuk’ di antara perseteruan Ahok, Yusril Izha Mahendra, Ahmad Dhani maupun Sandiaga Uno.

Dia pernah mengikuti fit and proper test bakal calon GUbernur DKI Jakarta dari PDI Perjuangan, namun akhirnya kandas. 

Pada Pilkada Jakarta 2012 lalu, Hasnaeni Moein juga sempat dikenal secara luas.

Saat itu ia gagal menjadi salah satu kandidat calon di Pilkada 2012, ia kemudian memutuskan untuk bertarung di Pemilu Legislatif melalui Partai Demokrat.

Pada Pemilu Legislatif, Hasnaeni menggunakan nama Hj. Hasnaeni, SE. MM dan bertarung dari Dapil DKI Jakarta 2 melalui Partai Demokrat nomor urut 7.

Namun cita-citanya menjadi legislator akhirnya kandas, suara yang diraih perempuan kelahiran Makassar ini pada Pemilu Legislatif tak mampu membawa dirinya duduk di Senayan.

Di partai politik, Hasnaeni juga pernah tercatat sebagai wakil bendehara Partai Hanura serta Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

Setelah keluar sebagai pengurus kedua partai politik tersebut, kini dirinya berlabuh di Partai Demokrat dan menjabat sebagai pengurus harian DPP partai tersebut.

Tak hanya sampai disitu, pada tahun 2011 ia juga pernah mendaftarkan diri sebagai calon Pimpinan KPK.

Walau saat itu usiannya baru menginjak 35 tahun, sehingga niatnya harus kandas karena tidak memenuhi syarat usia 40 tahun yang ditetapkan Pansel KPK.

6. Bagi-bagi uang

Hasnaeni atau biasa dijuluki Wanita Emas (HWE) ini sempat mendatangi posko pengungsian Cipinang Melayu di Universitas Borobudur pada Sabtu (20/2/2021).

Kedatangan Hasnaeni diketahui untuk memberikan bantuan berupa sembako, obat-obatan hingga uang tunai dikala rumah mewahnya di Jalan Kemang Timur V, Jakarta Selatan terendam banjir.

Lantaran sempat mengungsi ke apartemen sebelum banjir tiba, Hasnaeni menyempatkan diri untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir lainnya.

"Ini rasa empati saya kepada masyarakat DKI. Setiap pergantian Gubernur masih hal yang sama yang sya rasakan dan saya merasakan saya korban banjir juga," katanya kepada awak media.

Hasnaeni sempat membagi-bagikan uang untuk para korban banjir.

Hasnaeni menghampiri satu per satu warga di tempatnya. 

Namun warga lainnya yang mendengar adanya aksi bagi-bagi uang Rp 50.000 itu berdatangan dari berbagai penjuru.

Mereka lalu menghampiri Hasnaeni dan berkerumun untuk dapat uang.

Petugas yang melihat hal itu langsung bereaksi dan membubarkan kerumunan tersebut.

Hasnaeni menilai kondisi ini merupakan bagian dari krisis kepemimpinan DKI Jakarta.

Ia berharap ada langkah nyata dan konkrit dari Pemprov DKI Jakarta guna menangani banjir yang menjadi agenda musibah tahunan.

"Rumah saya rasanya bukan kali ini juga kebanjiran, dua lantai penuh. Jadi saya sangat prihatin dan saya kira kita krisis kepemimpinan di DKI ini, walaupun Gubernurnya sudah datang meninjau warganya, tapi yang saya maksud adalah bukan hanya tinjauan. Tapi action apa yang harus dilakukan sehingga tidak terjadi hal yang sama," jelasnya

"Jangan hanya retorika, mendatangi warga, mendatangi orang biar simpati, tapi butuh sesuatu. Sesuatu solusi penyelesaian tentang masalah banjir di DKI Jakarta. Karena ini Ibukota negara," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anda Dijamin Kaget Mengetahui Ayah Si 'Wanita Emas' dan Rekam Jejaknya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved