Breaking News:

Bencana Nasional Pandemi Covid-19, Jawa Timur Sedang Dihantam Gelombang Tinggi Pengangguran

Data dari BPS Jatim, selama pandemi Covid-19, angka pengangguran di Jatim tercatat ada sebanyak 1.301.145 orang

SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI BURSA KERJA - Pencari kerja memadati Job Market Fair dan Pameran Kewirausahaan yang digelar di JX International Expo beberapa waktu lalu. 

Dadang juga mengatakan, meski jumlah angkatan kerja Jatim hingga sampai Agustus 2020 sendiri ada sebanyak 22,26 juta orang, namun terdapat sebanyak 4,23 juta orang penduduk usia kerja yang terdampak covid-19 atau 13,36 persen.

"Jumlah penduduk usia kerja yang terdampak covid-19 itu sendiri terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 318.609 orang, bukan angkatan kerja karena Covid-19 sebanyak 112.425 orang. Sementara, tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 252.573 orang dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 3,55 juta orang," jelasnya.

Dadang menambahkan, di sepanjang 2020 itu, untuk Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi pada sekitar 9,3% dari total jumlah penganggur (121.047 orang).

Kendati demikian, tambah Dadang, pihaknya tidak bisa menjelaskan terkait berapa jumlah perusahaan yang ada di Jatim yang melakukan PHK.

"Pasalnya, angka pengangguran dan PHK yang pihaknya peroleh melalui berdasarkan Survei Sakernas berbasis rumah tangga atau individu masyarakat dan did alam basis ini, tidak ada informasi jumlah perusahaan yang melakukan PHK. Namun, Info ini dapat diperoleh pada dinas terkait, khususnya untuk mendapat laporan perusahaan maupun korban PHK," terangnya.

Untuk diketahui, hingga berita ini ditulis, TribunJatim.com dan Harian Surya telah berusaha untuk menghubungi pihak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Himawan Estu Bagijo, khususnya menanyai perihal PHK, namun belum ada respon.

Kondisi PHK di Jatim Benar Terjadi dan Dialami Langsung Oleh Warganya

MI (23), salah seorang dari jutaan warga di Jawa Timur yang merasakan langsung dampak dari pandemi Covid-19, khususnya terkait PHK.

Perempuan berdomisili di Surabaya Timur itu mengaku, terkena PHK dari tempat perusahaannya bekerja tepat pada akhir November 2020 yang lalu.

Bahkan, hingga kini dirinya juga masih menganggur.

Halaman
123
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved