Breaking News:

Bencana Nasional Pandemi Covid-19, Jawa Timur Sedang Dihantam Gelombang Tinggi Pengangguran

Data dari BPS Jatim, selama pandemi Covid-19, angka pengangguran di Jatim tercatat ada sebanyak 1.301.145 orang

SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
ILUSTRASI BURSA KERJA - Pencari kerja memadati Job Market Fair dan Pameran Kewirausahaan yang digelar di JX International Expo beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kebijakan Presiden Indonesia, Joko Widodo dalam meneken Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 Tahun 2020, untuk menetapkan Covid-19 sebagai bencana nasional sepertinya memanglah tidak salah.

Pasalnya, dampak dari adanya bencana non alam tersebut telah membuat salah satu provinsi di Pulau Jawa yang terkenal dengan motto "Jer Basuki Mawa Beya", yakni Jawa Timur (Jatim) mengalami gelombang pengangguran yang tinggi.

Saat diwawancarai SURYA.CO.ID, secara eksklusif melalui via WhatsApp pada Senin (22/2/21), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan, selama pandemi Covid-19 atau sepanjang 2020 (kurun waktu Januari-Agustus, red) angka pengangguran di Jatim tercatat ada sebanyak 1,3 juta jiwa (1.301.145 orang).

"Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 2,03 persen atau bertambah sebanyak 466.015, jika dibandingkan diperiode yang sama pada tahun 2019," ujar Dadang.

Kata Dadang, pada 2019 (kurun waktu Januari-Agustus, red) angka pengangguran di Jatim mencapai 835.130 jiwa.

Dikatakan pula oleh Dadang, data sebanyak 1,3 Juta orang yang masih mengalami pengangguran di sepanjang 2020 kemarin itu, diambil berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sendiri adalah persentase jumlah penganggur terbuka terhadap jumlah angkatan kerja," sambung dia.

Adapun jumlah angkatan kerja Jatim hingga Agustus 2020 sendiri ada sebanyak 22,26 juta orang, naik sebesar 396,37 ribu orang dibanding Agustus 2019.

Dari data TPK itu pula yang mendominasi adalah lulusan dari SMA dan SMK.

"Lulusan dari SMA ada sebanyak 341.206 orang, kemudian disusul SMK sebanyak 322.280, SD 263.305, SMP 232.976 dan dari Perguruan Tinggi sebanyak 141.378 orang," terangnya.

Halaman
123
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved