Breaking News:

Liputan Khusus

Ardini Senang Ada Parkir Khusus, Sering Manfaatkan Park and Ride di Kota Surabaya

Park and Ride sangat efektif dan bermanfaat bagi warga saat ini. Terutama bagi yang membutuhkan lahan untuk parkir.

surya.co.id/febrianto ramadani
Kondisi Gedung Park And Ride Jalan Mayjend Sungkono, Kota Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Keberadaan park and ride yang disediakan Pemerintah Kota Surabaya dinilai Ardini Pramitha sangat bermanfaat.

Karyawati swasta berusia 22 tahun asal Darmo Satelit, Kecamatan Sukomanunggal itu, sering memarkirkan kendaraannya di Park and Ride Kertajaya.

"Dekat dengan tempat pekerjaan. Kalau diparkir di pinggir jalan jadi kepikiran dan tidak fokus bekerja," ujar Ardini Pramitha, Minggu (21/2/2021).

Selain itu, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan bagi Pramitha memarkirkan kendaraan roda duanya. Karena petugas keamanan jaga terus selama 24 jam.

"Harapannya semoga diperbanyak Park and Ride. Kalau bisa dekat tempat yang sempit," pungkasnya.

Sedang Dicky Rahardjo asal Sidoarjo mengaku baru pertama kali memanfaatkan fasilitas tempat khusus parkir di Jalan Genteng Kali, Surabaya.

Baca juga: Mahasiswi Gresik yang Diacungi Paving saat Kendarai Mobil Masih Trauma, Pilih di Rumah Saja

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV SD Kelas 3 Senin 22 Februari 2021: Buat Poster Ajakan Menggunakan Biogas

Baca juga: Pemkot Surabaya Fokus Pengadaan Barang untuk Bantuan Kampung Tangguh

Jumat (19/2/2021) siang itu, sejatinya ia sedang mencari tempat untuk melepas penat sekaligus mengudap bekal makan siang yang dibawanya dari rumah.

Awalnya ia ingin mencari area bahu jalan di kawasan Kecamatan Genteng, Surabaya, yang sekiranya tampak lengang.

Beberapa menit berkeliling menyusuri jalan tengah kota, ternyata Dicky tak kunjung menemukan bahu jalan lengang yang lengang.

Sepintas melihat area parkir yang terbilang luas dan lengang, pas seperti yang diinginkannya.

Dicky lantas membelokkan kemudi mobilnya masuk ke area tempat khusus parkir tersebut.

"Pas saya lihat sini, jadi saya belok langsung. Jadi pas belok dari sana, ada parkir Genteng Kali," kata Dicky.

Dia memilih memarkirkan mobilnya di area parkir yang menghadap ke barat, atau langsung menatap arus lalu lintas Jalan Genteng yang ramai.

Dari segi fasilitas, bagi Dicky, tempat khusus parkir tersebut sudah terbilang nyaman.

Hanya perlu diperluas lagi kapasitasnya shingga dapat menampung kendaraan roda empat lebih banyak.

"Sejauh ini secara tempat sudah nyaman, cukup rindang untuk mobil, cuma mungkin bisa diperluas saja, atau diperbesar lagi ke depannya, agar bisa dimanfaatkan untuk main," jelasnya.

Namun, Dicky merasa aspek keamanan area tempat khusus parkir tersebut kurang maksimal.

Sejauh mata memandang, sejak masuk dari pintu utama, hingga memarkirkan mobil, tidak tampak petugas keamanan yang mengawasinya.

Tentunya, bagi Dicky, hal tersebut sangat berpotensi, memudahkan orang tak dikenal yang berbuat jahat menjalankan aksinya di dalam area khusus parkir tersebut.

"Tadi saya masuk gak ada yang tahu, karena petugas tidak ada yang standby. Paling tidak tanya, atau bagaimana gitu," tuturnya.

Ia berharap area khusus parkir tersebut bisa diperbanyak jumlahnya di daerah-daerah Kota Surabaya yang terbilang tinggi mobilitasnya.

Seperti area pusat kota yang dekat dengan gedung perkantoran, atau sekitar objek vital layanan transportasi seperti stasiun dan terminal.

"Jadi orang dengan mobilisasi lebih tinggi, bisa memanfaatkan. Tapi dengan catatan, keamanannya bisa terjamin, secara harga cukup terjangkau, sehingga semua kalangan bisa menggunakan fasilitas sini," pungkasnya.

Sangat Efektif

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono menilai, Park and Ride sangat efektif dan bermanfaat bagi warga saat ini. Terutama bagi yang membutuhkan lahan untuk parkir.

"Terutama untuk daerah padat penduduk yang jalannya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, maupun jalan yang sempit," tutur Baktiono, Rabu (17/2/2021).

Menurut Baktiono, saat ini banyak warga yang memiliki mobil untuk transportasi online.

Sehingga, Park and Ride bisa dimanfaatkan sebagai tempat parkir.

Bahkan, bagi warga yang akan berkunjung ke kerabatnya, juga bisa memarkir kendaraannya di tempat tersebut.

"Karena tidak akan mengganggu pemakai jalan lain," katanya.

Menurut politis Partai PDIP tersebut, karena masih banyak ditemukan mobil yang diparkir di area yang sempit maka Park and Ride perlu dibangun di tempat-tempat yang mempunyai kepadatan penduduk tinggi.

"Fasilitas ini harus disediakan oleh pemerintah agar bisa membawa manfaat bagi warga Kota Surabaya," tandasnya.

Parkir Off Street

Layanan Park and Ride merupakan cara untuk memindahkan parkir kendaraan on street ke parkir off street.

Diharapkan, keberadaannya bisa mengurangi pengendara yang memarkirkan kendaraannya di bahu jalan.

"Jadi jalan bisa dikembalikan fungsinya sebagai lalu lintas, bukan tempat parkir. Sehingga, sangat efektif dan kelancaran lalu lintas meningkat," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, Jumat (19/2/2021).

Irvan memaparkan, ada lima titik gedung parkir di Kota Pahlawan.

Yakni, Park and Ride Mayjen Sungkono, Parkir Khusus Adityawarman, Parkir Khusus Kertajaya, Parkir Khusus Genteng Kali, dan Parkir Khusus Arif Rahman Hakim.

Park and Ride Mayjen Sungkono bisa menampung 100 motor, 89 mobil, 5 truk atau bus.

Kemudian, Parkir Khusus Genteng Kali 180 motor, 18 mobil.

Lalu, Parkir Khusus Adityawarman 35 motor, 40 mobil. Parkir Khusus Kertajaya 84 motor, 8 mobil.

Terakhir, Parkir Khusus Arif Rahman Hakim 40 motor, 38 mobil, dan 3 truk atau bus.

"Keuntungan bagi kota, menghindari kemacetan, polusi dan kerugian ekonomi. Khususnya, biaya operasional kendaraan. Serta mengurangi stres bagi pengguna jalan karena kemacetan," ujarnya.

"Tidak masalah kalau warga yang tidak punya garasi parkir di Park and Ride. Daripada mereka parkir di jalan dan mengganggu lalu lintas," tuturnya.

Irvan juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak parkir di rambu larangan.
Karena, pihaknya rutin melakukan operasi gabungan dengan kepolisian dan TNI berpatroli rutin, melakukan penilangan dan penggembokan.

"Silakan parkir di tempat parkir yang diizinkan, terutama di Park and Ride," pungkasnya. (Febrianto Ramadani/Luhur Pambudi)

Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved