Breaking News:

Berita Blitar

Warga Blitar Batal Nggowes Akibat Kejang, Diduga Kena Serangan Jantung

Korban diketahui kejang-kejang setelah menyantap nasi rawon di Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan.

surya/imam taufiq
Polisi menunjukkan warung di Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, di mana seorang peseda mendadak meninggal, Minggu (21/2/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Memang benar bahwa kematian itu selalu dekat. Saat sedang senang-senangnya mempersiapkan kegiatan bersepeda alias nggowes, Sholikin (48), warga Dusun Klepon, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar mendadak kejang lalu meninggal dunia, Minggu (21/2/2021) pagi.

Rencana bersepeda pun batal akibat kepergian korban yang mengejutkan teman-temannya sesama pesepeda. Korban diketahui kejang-kejang setelah menyantap nasi rawon di Desa Bendosari, Kecamatan Kademangan.

"Dugaannya ia terkena serangan jantung. Karena menurut keluarganya, korban punya riwayat penyakit jantung," papar Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subeckhi.

Menurut Imam, setiap minggu pagi korban bersama teman-teman sekampungnya rutin nggowes. Namun pagi itu, korban bersama rombongannya tidak langsung mengayuh dari rumahnya melainkan berangkat naik mobil pikap bersama sepedanya.

Mereka menuju ke Desa Suruh Wadang, Kecamatan Kademangan, yang berjarak sekitar 25 KM dari desa mereka. "Baru dari Desa Suruh Wadang atau sekitar 30 menit, mereka bersiap untuk bersepeda. Saat itu korban mengajak teman-temannya untuk sarapan di warung rawon itu. Dan teman-temannya juga sepakat," ungkapnya.

Usai sarapan, korban beristirahat sambil merebahkan tubuhnya di kursi panjang di depan warung itu. Sementara teman-temannya masih menikmati nasi rawon.

Tetapi kemudian korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang hebat. Karuan teman-temannya panik. Namun sesaat kemudian, nyawa korban sudah tak tertolong. ***

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved