Breaking News:

Berita Nganjuk

Pelaku Balap Liar di Nganjuk Diduga Kambuh Lagi Meski Pernah Dibina Polisi

AKP M Sudarman menjelaskan, antisipasi balap liar yang digelar para pemuda yang melintasi wilayah daerah tersebut, sudah rutin dilakukan.

surya/ahmad amru muiz
Personel Polsek Prambon Polres Nganjuk bersiaga di perbatasan Nganjuk-Kediri untuk mengantisipasi balap liar. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Jajaran Polres Nganjuk mewaspadai kerumunan warga di arena balap liar di perbatasan Nganjuk- Kediri. Karena selain berpotensi terjadinya penyebaran Covid-19, balap liar juga dinilai meresahkan warga terutama pengguna jalan raya.

Kapolsek Prambon Polres Nganjuk, AKP M Sudarman menjelaskan, antisipasi balap liar yang digelar para pemuda yang melintasi wilayah daerah tersebut, sudah rutin dilakukan. Terutama pada malam Minggu seringkali terjadi kerumunan pemuda yang akan melakukan balap liar.

"Kami berupaya mengantisipasi kegiatan balap liar tersebut, sekaligus mencegah kerumunan yang berpotensi memicu penularan Covid-19," kata Sudarman didampingi Kasubag Humas Polres Nganjuk, AKP Rony Yunimantara, Minggu (21/2/2021).

Selain itu, dikatakan Sudarman, para pemuda yang melakukan balap liar kebanyakan tidak mematuhi protokol kesehatan. Seperti tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak serta mencuci tangan. Mereka seolah tidak mempedulikan pandemi covid-19 yang masih terjadi.

"Maka kami lakukan antisipasi balap liar dan juga penegakan disiplin prokes pencegahan penyebaran covid-19," ucap Sudarman.

Memang, diakui Sudarman, sudah beberapa kali pihaknya mengamankan dan membina para pemuda yang tertangkap saat melakukan balap liar. Dan mereka selain diberikan pembinaan juga harus dijemput oleh orang tua masing-masing.

Sudarman mengakui, diduga masih ada pelaku balap liar yang tidak jera meski pernah dibina jajaran Polsek Prambon. Mereka kembali menggelar balap liar di jalan raya penghubung Nganjuk-Kediri.

Bahkan, balap liar tersebut langsung bubar ketika didatangi personel Polsek Prambon. Dan mereka kembali berkumpul dan menggelar balap liar ketika polisipergi.

"Untuk itu, saat ini kami tidak membiarkan ada balap liar dengan melakukan patroli di perbatasan wilayah sampai pagi hari atau sampai para pemuda tersebut betul-betul bubar dan tidak melakukan balap liar," tegas Sudarman. ***

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved