Breaking News:

Berita Kediri

Patroli Gabungan Kota Kediri Bubarkan Titik Kerumunan Warga

Patroli gabungan Satgas Covid-19 membubarkan titik kerumunan masyarakat yang berlangsung di warung dan kafe yang ada di Kota Kediri

Satpol PP Kota Kediri
Petugas gabungan Satgas Covid-19 Kota Kediri membubarkan pengunjung angkringan dan kafe yang masih buka, Minggu (21/2/2021) dini hari. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Patroli gabungan Satgas Covid-19 membubarkan titik kerumunan masyarakat yang berlangsung di warung dan kafe yang ada di Kota Kediri, Minggu (21/2/2021) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro ini untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Kediri.

Sekretaris Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid, menjelaskan beberapa titik kerumunan yang dibubarkan petugas di antaranya kerumunan remaja di warung area Jalan Inspeksi Brantas. 

Petugas mengimbau agar segera pulang karena Kota Kediri masih menerapkan PPKM mikro sesuai Surat Keputusan Walikota.

Petugas juga menghimbau kepada pelaku usaha Cafe Daexito Jalan Ahmad Yani segera menutup tempat usahanya karena sudah melebihi batas waktu yang sudah ditentukan serta mematuhi Surat Keputusan Walikota untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kota Kediri.

Sementara saat patroli melewati Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa petugas membubarkan pengunjung serta menghimbau kepada pelaku usaha angkringan segera menutup tempat usahanya karena sudah melebihi batas waktu yang ditentukan.

Pembubaran pengunjung juga dilakukan petugas terhadap angkringan di Jalan Pemuda dan Jalan Patiunus karena sudah melebihi batas waktu yang ditentukan.

Petugas juga melakukan penindakan dengan mengamankan KTP karyawan serta mengisi SKPS dan menempeli stiker pelanggaran.

Selanjutnya penanggung jawabnya diminta menghadap Kasi PPHD Satpol PP Kota Kediri.

Kepada pengunjung dan pelaku usaha di sepanjang Jalan Joyoboyo diminta segera menutup tempat usahanya karena jadwal operasional dudah melebihi ketentuan Surat Keputusan Walikota Kediri, termasuk sejumlah pelaku usaha angkringan yang ada di depan Ramayana Jl PB Sudirman segera tutup dan pengunjung diminta segera pulang.

Sementara di Perempatan trafik light Mrican petugas menghimbau sejumlah aktivitas anak punk yang meminta minta secara paksa ke pengguna jalan segera bergeser. 

"Dengan alasan penggalangan dana tidak boleh minta-minta di traffic light. Untuk penggalangan dana harus mengurus surat rekom dari Kantor Dinas Sosial," jelas Nur Khamid.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved