Breaking News:

Berita Bangkalan

Dipaparkan ke Investor Singapura, Pelabuhan Tanjung Bulupandan Bangkalan Disiapkan Jadi Halal Port

DPMPTSP Bangkalan telah menyesuaikan arah kebijakan dan memaksimalkan peta promosi tentang potensi investasi untuk menarik animo para investor

istimewa
Rencana pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulupandan di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan akan menjadi penopang berdirinya Pelabuhan Halal (Halal Port) dalam pengiriman logisitik dan produk-produk halal ke Asia, Eropa, dan Timur Tengah. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Proyeksi pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Bulupandan di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan telah menjadi bagian dari Rencana Strategis (Renstra) Presiden RI dalam upaya Percepatan Pembangunan Ekonomi.

Seperti dituangkan dalam Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 80 Tahun 2019, Bangkalan juga diplot menjadi Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 13, bersama Surabaya dan Malang.

WPS merupakan program infrastruktur jangka pendek berupa pembangunan jalan tol untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang telah ditetapkan pemerintah pusat dalam WPS.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan, Ainul Gufron mengungkapkan, pihaknya telah mengkaji sejumlah potensi investasi berdasarkan Perpres 80 Tahun 2019 dan beberapa potensi investasi unggulan daerah di Kawasan Ring II Pelabuhan Tanjung Bulupandan.

“Seperti Halal Port atau Pelabuhan Halal, Pelabuhan Curah Kering, Bangkalan Shorebase, pariwisata, hingga beberapa industri kemaritiman di pesisir Kecamatan Kamal-Socah. Kami harus menangkap peluang besar atas keberadaan Pelabupahan Tanjung Bulupandan,” ungkap Ainul kepada SURYA, Minggu (21/2/2021).

Dan dalam Master Plan Surabaya Greater, Kabupaten Bangkalan diproyeksikan sebagai calon gerbang ekspor-impor Jawa Timur. Bangkalan juga diandalkan sebagai salah satu kawasan penyangga perekonomian nasional melalui Pelabuhan Tanjung Bulupandan di pesisir Kecamatan Klampis.

Dalam perkembangannya, Pelabuhan Tanjung Bulupandan direncanakan sebagai Kota Pelabuhan, poros dan simpul pertumbuhan ekonomi. Pelabuhan ini nantinya menjadi akses arus ekspor-impor barang dan jasa berskala nasional dan internasioanal.

Data yang dihimpun SURYA dari DPMPTSP Bangkalan, tol sepanjang 15,3 KM akan terbangun pada 2025. Menghubungkan pintu akses menuju Jembatan Suramadu, Dusun Tangkel, Desa/Kecamatan Burneh dengan Pelabuhan Tanjung Bulupandan di Kecamatan Klampis.

Potensi-potensi investasi tersebut, dengan Halal Port sebagai potensi investasi unggulan, telah dipresentasikan Ainul secara daring kepada investor Singapura dalam Road to Indonesia Investmen Day di Dyandra Convenction Hall, Surabaya, (11/8/2020).

“Kami telah menawarkan investasi Halal Port di Ring II Pelabuhan Tanjung Bulupandan, di luar lingkup kawasan Perpres 80. Halal Port sangat cocok, potensi besar menjadikan Bangkalan sebagai pintu logistik dan gerbang ekspor-impor internasional,” pungkas Ainul.

Sejauh ini, pihak DPMPTSP Bangkalan telah menyesuaikan arah kebijakan dan memaksimalkan peta promosi tentang potensi investasi untuk menarik animo para investor.

Kajian terhadap potensi-potensi investasi unggulan telah disusun sesuai perencanaan nasional dalam bentuk Pra Feasibility Study (Pra FS) atau studi kelayakan awal. ****

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved