Breaking News:

Berita Malang Raya

Target Cukai 2021 Rp 48,4 Triliun, Kanwil DJBC Jatim II Optimistis Bisa Mencapainya

Ia menjelaskan, pada tahun 2021 ini, Kanwil DJBC Jawa Timur II mendapat target sebesar Rp 48,4 triliun.

surya.co.id/m sudarsono
Ilustrasi uang 

SURYA.CO.ID, MALANG - Selama masa pandemi Covid 19, potensi penerimaan negara dari sektor pajak maupun cukai mengalami penurunan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin melambat.

Meski begitu sepanjang tahun 2020, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Timur II berhasil mencapai target realisasi sebesar 105,36 persen.

Kakanwil DJBC Jatim II, Oentarto Wibowo mengatakan dari total penerimaan yang diterima, sebanyak 98,22 persen di antaranya merupakan penerimaan dari cukai hasil tembakau (CHT), etil alcohol maupun minuman mengandung etil alcohol (MMEA).

"Sepanjang tahun 2020, kami mendapatkan target awal sebesar Rp 45 triliun. Namun karena masa pandemi Covid 19, target diturunkan menjadi Rp 42 triliun. Dan pada saat akhir tahun, realisasi kami mencapai 105,36 persen atau setara dengan Rp 49,7 triliun," ujarnya, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Jelang Penerimaan Mahasiswa Baru, PPG Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Raih Akreditasi B

Baca juga: Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi Positif Covid-19 Meski Divaksin Dua Kali, Ini Penjelasan Pakar

Baca juga: Gus Gadungan Tipu Warga Malang Hingga Puluhan Juta Rupiah, Ngaku Punya Keahlian Khusus Ini

Ia menjelaskan, pada tahun 2021 ini, Kanwil DJBC Jawa Timur II mendapat target sebesar Rp 48,4 triliun.

"Dan hingga pertengahan bulan Februari 2021 ini, realisasi mencapai 10,65 persen atau setara Rp 5,1 Triliun," tambahnya.

Dirinya menilai, tahun ini menjadi tahun terberat bagi para pelaku Industri Hasil Tembakau (IHT).

Karena pemerintah telah menetapkan, rata-rata tertimbang dari kenaikan tarif cukai setiap jenis rokok sebesar 12,5 persen.

"Kenaikan ini lebih rendah dibandingkan dengan kebijakan tahun sebelumnya, yakni sebesar 23 persen. Namun untuk sigaret kretek tangan (SKT), tidak mengalami tarif kenaikan cukai,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya optimis dapat mencapai target penerimaan.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved