Breaking News:

Liga 2 2021 Berjalan Tanpa Penonton, PSHW Minta Subsidi Klub Naik Minimal 100 Persen

Dhimam Abror Djuraid: 2021 ini kami harap PSSI konsisten dengan jadwal, peraturan, dan profesional dalam hal kontribusi pada klub Liga 2

SURYA.CO.ID/Khairul Amin
Presiden klub PSHW, Dhimam Abror Djuraid. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PS Hizbul Wathan (PSHW), salah satu kontestan Liga 2 2021 meminta subsidi yang diterima klub dari PSSI atau PT LIB di kompetisi musim 2021 naik minimal 100 persen dari musim lalu.

Dikatakan Presiden klub PSHW, Dhimam Abror Djuraid, hal itu diminta pihaknya karena kompetisi musim ini berjalan tanpa penonton.

Padahal, ia menilai penjualan tiket menjadi salah satu sumber pemasukan penting klub di luar pemasukan dari sponsorship, investasi owner dan subsidi dari PSSI.

"Sudah diputuskan oleh PSSI dan Polri, pertandingan tanpa penonton dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Dhimam Abror Djuraid, Sabtu (20/2/2021).

"Karena itu saya minta dengan hormat pada LIB dan PSSI, subsidi harus dinaikkan minimal 100 persen dari yang kemarin," tambahnya.

Bahkan, meski dinaikkan 100 persen, ia akui sejatinya itu belum cukup karena besarnya pengeluaran yang harus dilakukan klub.

Terlebih di kompetisi musim ini, akibat penerapan protokol kesehatan menjadikan pengeluaran klub lebih besar dari biasanya.

"Itupun sebenarnya menurut kami masih belum cukup, karena kami tidak punya lagi sumber pendapatan," jelas pria asal Surabaya itu.

Di sisi lain, dia juga khawatir, kompetisi yang berjalan tanpa penonton menjadikan sponsor berpikir dua kali untuk tetap memberi dukungan.

Termasuk jika tetap menjadi sponsor kembali, besaran nominal yang diberikan belum ada jaminan akan sama seperti musim sebelumnya.

"Sponsor tentu berpikir, kalau tidak ada penonton apakah mereka tetap mau mengeluarkan uang sponsor, itu juga harus dipertimbangkan oleh PT LIB dan PSSI," jelasnya.

Tidak hanya besaran subsidi, Dhimam berharap, musim ini PSSI dan PT LIB konsisten baik jadwal dan ketentuan lain.

Pasalnya, jika kejadian sebelumnya terulang, yaitu pergantian jadwal di tengah kompetisi, semua pihak akan berada pada situasi semakin sulit.

"2021 ini kami harap PSSI konsisten dengan jadwal, peraturan, dan profesional dalam hal kontribusi pada klub Liga 2," harapnya.

"Karena memang ini kondisi yang sangat sulit. Ini menjadi kewajiban kita semua, termasuk stekholder sepak bola untuk menjaga agar sepak bola berjalan baik dan klub-klub juga bisa hidup sehat," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved