Breaking News:

Berita Magetan

Bayi Dibuang di Teras Rumah Warga Maospati Kabupaten Magetan, Begini Kondisinya

Penemuan itu pun dilaporkan ke polisi, dan sang bayi dibawa ke Puskesmas Ngujung, Maospati, Kabupaten Magetan.

Foto Istimewa
Bayi yang dibuang di teras rumah warga Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, kini dirawat di Puskesmas Ngujung, Maospati, Kabupaten Magetan. 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Warga Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan mendadak dihebohkan dengan temuan bayi perempuan di teras rumah salah satu warga, Jumat (19/2/2021).

Bayi tersebut tergeletak di teras rumah Sujarno, yang juga pemilik pangkalan gas LPG 3 kilogram.

Penemuan itu pun dilaporkan ke polisi, dan sang bayi dibawa ke Puskesmas Ngujung, Maospati, Kabupaten Magetan.

Kondisi bayi setelah diperiksa di Puskemas, dalam keadaan sehat dan normal.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Magetan, AKP Ryan Wira Raja Pratama, menuturkan, kasus pembuangan bayi perempuan ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Kita masih dalami, nanti kita ungkap siapa di balik pembuangan bayi itu, dan apa motifnya. Kalau bayinya dalam kondisi sehat, normal. Kita nanti ungkap, siapa saja yang terlibat pembuangan bayi yang baru dilahirkan ini," kata Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Ryan Wira Raja Pratama, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Tahun 2021, Dispera Kota Blitar Target Selesaikan Rehab 1.200 Unit Rumah Tak Layak Huni

Baca juga: Hidupkan Kembali Pariwisata di Kota Malang, Ada 50 Event yang Akan Digelar di Tahun 2021

Baca juga: Gus Gadungan Tipu Warga Malang Hingga Puluhan Juta Rupiah, Ngaku Punya Keahlian Khusus Ini

Dan berdasarkan keterangan saksi di lapangan, ibu pembuang bayi tersebut diduga seorang siswi SMK di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Diduga bayi yang dibuang itu hasil hubungan gelapnya dengan pria yang menjadi kekasihnya.

"Warga di sini sudah banyak yang tahu, siapa kira-kira ibu bayi itu," kata warga setempat bernama Ninuk.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap pasti motif dan pelaku kejadian pembuangan bayi perempuan yang masih merah itu.

Kasus pembuangan bayi yang baru dilahirkan itu bisa dijerat pidana pasal 308 Kitab Undang undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved