Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Ratusan Mahasiswa UK Petra akan Lakukan Pengabdian Masyarakat di 6 RW di Kecamatan Wonocolo Surabaya

UK Petra kembali menggelar Pembukaan Community Outreach Program (COP) Surabaya Raya.

foto: uk petra
Pembukaan Community Outreach Program (COP) Surabaya Raya secara Virtual UK Petra melalui Zoom Meeting, Jumat (19/2/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kondisi Pandemi Covid-19 tak menjadi halangan mahasiswa Universitas Kristen Petra (UK Petra) untuk tetap peduli terhadap masyarakat.

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UK Petra kembali menggelar Pembukaan Community Outreach Program (COP) Surabaya Raya secara Virtual melalui Zoom Meeting, Jumat (19/2/2021).

COP akan diikuti oleh 122 peserta dari 22 program studi dengan didampingi oleh dosen pendamping lapangan.

Dalam hal ini, UK Petra telah menjalin kemitraan dengan Kecamatan Wonocolo

Rencananya COP akan dilaksanakan di enam RW yaitu RW 1 Margorejo, RW 4 Jemur Wonosari, RW 5 Sidosermo, RW 5 Siwalankerto, RW 6 Siwalankerto, serta RW 1 Bendul Merisi.

Di mana peserta akan mengerjakan beberapa program sesuai dengan kebutuhan masing-masing RW, seperti pembangunan green house, membantu kelompok tani, dan lain-lain.

Dalam sambutannya, Camat Wonocolo, Dr Denny C Tupamahu mengapresiasi keberhasilan program COP pada tahun lalu dan berharap kerjasama tersebut dapat terus berlanjut. 

“COP tahun lalu sangat membantu sekali dan memberi inspirasi bagi kami. Semangat bagi para adik-adik yang akan masuk dalam kelompok pengabdian dan jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan COP tahun ini akan dilaksanakan dua kali, yaitu COP Surabaya yang dilaksanakan pada 19 Februari hingga 9 April 2021 serta COP Mojokerto yang dilaksanakan pada 5 Juli sampai 19 Juli 2021.

Tak hanya dilaksanakan secara daring, COP juga melaksanakan kegiatan secara offline (hadir di lapangan). 

Menyikapi kondisi tersebut UK Petra memerhatikan tiga aspek penting yaitu keamanan mahasiswa, perhatian terhadap lingkungan, dan kontribusi terukur atau selaras.

Peserta dituntut untuk dapat mematuhi protokol kesehatan, memberi teladan bagi para warga, dapat mengedukasi warga sekitar dengan memberi informasi akurat untuk reaksi cepat dari gugus tugas.

Sementara itu, Rektor UK Petra, Prof Dr Ir Djwantoro Hardjito M Eng berharap kepada peserta agar dapat memaksimalkan segala bentuk pengetahuan, keahlian, dan keterampilan yang telah dimiliki dan dipelajari 

"COP ini bukan hanya untuk melayani atau melakukan sesuatu bagi masyarakat, namun melalui aktivitas pembelajaran seperti ini, tanpa disadari mungkin peserta akan mendapatkan lebih banyak pembelajaran," ungkapnya.

Penulis: Zainal Arif
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved