Breaking News:

Berita Gresik

Polisi masih Bungkam soal Penemuan Limbah B3 di Desa Iker-iker, Cerme, Ketua RT Dipanggil DLH Gresik

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik memanggil tiga orang untuk dimintai keterangan seputar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

surya.co.id/willy abraham
Limbah B3 di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik memanggil tiga orang untuk dimintai keterangan seputar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di sebuah lahan di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme. Namun, Polisi masih bungkam terkait sejauh mana proses penyelidikan limbah B3 itu.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Baktiar Gunawan mengatakan, ketiga orang tersebut hadir. Mereka dimintai keterangan terkait limbah tersebut.

"Kami minta keterangan dari penyewa lahan, ketua RT setempat dan orang yang membuang limbah B3," ucapnya, Jumat (19/2/2021).

Sementara itu, ketua RT 2, RW 1, Desa Iker-iker Geger, Ali Sodikin (49) menceritakan apa yang dialaminya kepada DLH.

Menurut pria berusia 49 tahun ini, sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Ali mengaku sebagai salah satu korban terdampak akibat pencemaran lingkungan dari pembuangan limbah B3 di lahan kosong dibelakang rumahnya itu.

Karena baunya menyengat dan berada di lahan yang diketahui milik warga Sidoarjo.

"Saya korban, belakang rumah jadi tempat pembuangan limbah," kata dia.

Ali mengaku dimintai keterangan sejak pukul 09.00 Wib hingga 11.00 Wib.

Sementara itu, Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik Iptu Suparlan masih belum memberikan tanggapan.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved