Breaking News:

Granat Jatim

Momentum Imlek, Granat Jatim Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba di Dua Vihara di Surabaya

Ketua DPD Granat Jawa Timur Arie Soeripan bersama jajaran pengurus saat diterima Pendeta Jemmy Cendrawan di Maha Vihara & Pusdiklat Buddha Maitreya.

Foto: Granat Jatim
Ketua DPD Granat Jawa Timur Arie Soeripan bersama jajaran pengurus saat diterima Pendeta Jemmy Cendrawan di Maha Vihara & Pusdiklat Buddha Maitreya, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Jawa Timur terus agresif dalam melakukan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

Hal ini untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah dan memerangi perilaku tersebut.

Pada momen perayaan Tahun Baru Imlek 2572 ini, Granat menyambangi dua klenteng.

Yakni Maha Vihara dan Pusdiklat Buddha serta Klenteng Boen Bio, di Surabaya.

Pada kesempatan itu, mereka menyerahkan leflet dan poster tentang Bahaya Narkoba.

Ketua DPD Granat Jawa Timur Arie Soeripan, mengatakan, pihaknya memilih ke vihara sekaligus untuk mengisi kegiatan disela perayaan Imlek.

"Selain menyerahkan kami juga memasang poster, banner dan baliho terkait dengan pencegahan dan bahaya narkoba ini di kedua vihara," ungkap Arie.

Dirinya yakin bahwa semua orang sepakat penyalahgunaan narkoba tidak bisa dibenarkan.

"Dan saya yakin bahwa pengelola dan umat pada dua Klenteng tersebut juga memiliki paradigma yang sama. Karena itu, kami datang untuk menyamakan persepsi dan saling berkolaborasi dalam memerangi penyalahgunaan narkoba,’’ ungkap Arie.

Sama dengan narkoba itu yang menyasar ke semua orang, Granat juga tidak memandang suku, ras maupun golongan dalam mengajak pencegahan penyebaran narkoba.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved