Breaking News:

KBI

KBI Targetkan Peningkatan Pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) dengan Sosialisasi Lebih Masif

Pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) di Indonesia terus disosialisasikan ke masyarakat.

Foto: kbi
Ilustrasi gudang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemanfaatan Sistem Resi Gudang (SRG) di Indonesia terus disosialisasikan.

Salah satu starteginya adalah dengan berkolaborasi dan sinergi dari semua pemangku kepentingan terkait manfaat serta mekanisme pemanfaatannya. 

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI, mengatakan pihaknya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang.

"Adapun peran dan fungsi kami adalah untuk melakukan Penatausahaan Resi Gudang, meliputi meliputi Pencatatan, Penyimpanan, Pemindahbukuan Kepemilikan, Pembebanan Hak Jaminan, Pelaporan serta penyediaan sistem dan jaringan informasi," jelas Fajar, Kamis (18/2/2021). 

Selain itu, KBI juga menyediakan sistem informasi yang terintegrasi dengan Pengelola Gudang, Lembaga Pembiayaan, Badan Pengawas, Kementrian Keuangan, Menjaga kerahasiaan data dan informasi.

Termasuk memberikan informasi dan data serta melakukan verifikasi dan konfirmasi transaksi Resi Gudang kepada pelaku pasar dan pemangku kepentingan.

Widiastuti, Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi serta edukasi terkait SRG kepada masyarakat.

"Hal ini dikarenakan besarnya manfaat dari Resi Gudang bagi para pemilik komoditas, akan tetapi dalam pelaksanaannya belum optimal sehingga berakibat pemanfaatannya belum seperti yang diharapkan," jelas Widiastuti.

Menyikapi hal tersebut, Bappebti juga menjalankan salah satu fungsinya yaitu pembinaan. Antara lain dilakukan melalui pelatihan-pelatihan.

Dalam kegiatan pelatihan-pelatihan ini disampaikan tujuan dari SRG, manfaat yang dapat dirasakan oleh Pelaku SRG, mekanisme transaksi dalam SRG, pelaku usaha dan atau Lembaga terkait dalam SRG, Pembiayaan yang dapat dimanfaatkan, serta mekanisme penerbitan Resi Gudang.

Untuk saat ini Penerbitan Resi Gudang melalui Aplikasi IS-Ware NextGen yang dikembangkan penyelenggaraannya oleh Pusat Registrasi yaitu KBI.

"Harapan kami tentunya peran serta, dan dukungan semua pihak dalam kelembagaan SRG termasuk calon pengelola gudang yang mengikuti pelatihan ini," ungkap Widiastuti.

Kemudian bisa memahami semua materi yang diberikan dan mengimplementasikan SRG dengan baik. Dari semua proses dalam pelaksanaan SRG, termasuk saat registrasi RG.

"Sehingga kedepannya akan mendorong berkembangnya SRG," ujar Widiastuti.

Bersadarkan data yang tercatat di KBI, sampai dengan saat ini terdapat  224 Gudang SRG tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved