Breaking News:

DPRD Jatim

DPRD Jatim Bentuk Pansus Raperda Pengembangan Pesantren, Disebut Kado Harlah Ke-98 NU

DPRD Jatim resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengembangan Pesantren.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/bobby constantine koloway
Ilustrasi rapat paripurna DPRD Jatim. 

SURYA.co.id, SURABAYA - DPRD Jatim resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengembangan Pesantren.

Pansus ini diyakini akan mempercepat pembahasan Perda tersebut.

Pembentukan Pansus diputuskan melalui Rapat Paripurna DPRD Jatim, Kamis (18/2/2021).

Politisi Demokrat, ditunjuk menjadi Ketua.

Fraksi PKB DPRD Jatim sebagai inisiator Raperda ini pun menyambut baik pembentukan Tim Pansus tersebut.

"Alhamdulillah pansus raperda pesantren sudah terbentuk," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim Fauzan Fuadi di Surabaya pasca rapat Paripurna.

Fauzan mengungkapkan bahwa hal ini menjadi hadiah harlah bagi Nahdlatul Ulama (NU), yakni 16 Rajab atau bertepatan dengan tanggal 28 Februari.

"Ini sekaligus menjadi kado harlah NU ke-98 (16 rajab, 1344-1442 H)," kata mantan Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

Sebagai pimpinan Fraksi, pihaknya menginstruksikan Anggota Fraksi PKB yang tergabung dalam Pansus segera bertindak cepat.

PKB mengirim lima orang Fraksi PKB ke dalam pansus: Hikmah Bafaqih, Aida Fitriati, Umi Zahrok, Laila Qodriyah, dan Samsul Arifin.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved