Breaking News:

Berita Tuban

Sosok Miliarder Baru di Kabupaten Tuban, Uang Jual Tanah Dipakai Beli Mobil Hingga Bikin Usaha

Para miliarder bak mendapat durian runtuh usai menjual tanahnya, untuk kebutuhan proyek kilang grass root refinery (GRR).

surya.co.id/m sudarsono
Siti Nurul Hidayatin (32), miliarder baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Kisah menarik diungkapkan para miliarder baru di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Para miliarder bak mendapat durian runtuh usai menjual tanahnya, untuk kebutuhan proyek kilang grass root refinery (GRR).

Kisah para miliarder baru ini terkuak usai video viral belasan mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing tiba di desa setempat, Minggu (14/2/2021) sore.

Siti Nurul Hidayatin (32), warga setempat tak pernah menyangka tanahnya bakal dibeli dengan harga tinggi oleh Pertamina.

Tanah miliknya seluas 2,7 hektar dihargai Pertamina sekitar Rp 18 miliar, untuk pembebasan lahan.

Siti Nurul Hidayatin (32), miliarder baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021).
Siti Nurul Hidayatin (32), miliarder baru warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021). (surya.co.id/m sudarsono)

Uang yang diterima dari perusahaan plat merah itu digunakan untuk beli tiga mobil, deposito, bangun taman pendidikan anak (TPA) dan usaha.

"Dua mobil yaitu Innova dan HRV, lalu ada mobil pickup buat usaha. Bangun TPA dan deposito juga," beber Nurul ditemui di rumahnya, Rabu (17/2/2021).

Dia menjelaskan, jika uang yang didapat tidak melalui konsinyasi atau pengadilan, karena ia menerima di awal tanpa penolakan.

Agar uangnya terus berputar maka ia berencana akan membuat usaha guna keberlangsungan hidup.

Baca juga: Niat Puasa Rajab Gabung Qadha Utang Puasa Ramadhan, Lengkap Keistimewaan Bulan Rajab

Baca juga: Melihat dari Dekat Desa Sumurgeneng Kabupaten Tuban yang Ratusan Warganya Tajir Mendadak

Baca juga: Tahun 2021, Kabupaten Lumajang akan Gelar Pilkades Serentak di 32 Desa

Rencananya, ibu satu anak tersebut bakal membuat konveksi dan ternak ayam petelur, namun belum terwujud.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved