Breaking News:

DPRD Surabaya

Reses DPRD Kota Surabaya Jadi Forum Diskusi, Sosialisasikan PPKM Mikro sampai Vaksinasi

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono turun mengecek kondisi kampung Margorejo, Kecamatan Wonocolo saat reses.

surya.co.id/nuraini faiq
RESES - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono turun mengecek kondisi kampung Margorejo, Kecamatan Wonocolo saat reses, Kamis (11/2/2021) lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Reses DPRD Kota Surabaya menjadi forum diskusi intens dengan warga masyarakat.

Tidak hanya soal pembangunan fisik, juga terkait program nonfisik.

Salah satunya, sosialisasi soal keputusan pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Pasalnya, masih ada pengurus kampung yang belum paham tentang ini.

“Kapan (aparat) kecamatan atau kelurahan melakukan sosialisasi PPKM Mikro,” ujar Faisol, pengurus kampung di Sidosermo.

Itu disampaikan saat mengikuti kegiatan reses virtual Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono di Kecamatan Wonocolo, Kamis (11/2/2021) lalu

Sedangkan Soim, warga Jemur Wonosari, mengutarakan pentingnya lumbung ketahanan pangan.

“Saya minta DPRD mengupayakan. Karena lumbung pangan untuk memenuhi logistik di masyarakat selama masa pandemi,” kata Soim.

Salah seorang wali murid, Ratna, dari Sidosermo, menanyakan kapan akan dimulai pembelajaran tatap muka.

“Belajar tatap muka penting, karena pembelajaran lewat daring, anak-anak sulit memahami materi pelajaran. Entah diatur tiga hari sekali, belajar tatap muka dengan disiplin protokol kesehatan,” pinta Ratna.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono juga menerangkan, saat ini pemerintah sudah melakukan vaksinasi.

Tujuannya, supaya tercipta kekebalan komunitas dari covid-19. Prioritas utama masih pada para tenaga kesehatan.

Sekalipun sudah dilakukan vaksinasi, namun yang utama dan terpenting adalah disiplin pada protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Jangan lengah.

“Kami di DPRD juga sudah meminta Pemkot Surabaya memberikan vaksin kepada RT, RW, LPMK, dan tokoh-tokoh agama.

Karena mereka berada di garda terdepan dalam pelayanan masyarakat dan umat,” kata Adi.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved