Breaking News:

Berita Tulungagung

Pembahasan Perbaikan Jembatan Jeli yang Putus Pada 2017 Menunggu Bupati Kediri Baru Dilantik

Jembatan Jeli berlokasi tepat di perbatasan Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri, putus diterjang banjir tahun 2017

SURYA.CO.ID/David Yohanes
Jembatan bailey yang dipasang di atas Jembatan Jeli yang ambruk, Rabu (17/2/2021). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG -  Jembatan Jeli yang putus diterjang banjir tahun 2017, hingga saat ini belum juga diperbaiki.

Jembatan yang berlokasi tepat di perbatasan Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Kediri ini masih menggunakan jembatan bailey.

Hingga kini, belum ada kepastian, kapan jembatan tersebut dibangun dengan konstruksi permanen.

“Kami tadi sudah membicarakannya dengan Pak Maryoto (Bupati Tulungagung). Masih harus menunggu bupati Kediri yang baru,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat di SMKN 1 Pagerwojo, Rabu (17/2/2021).

Menurut Emil, jembatan itu berada di ruas jalan masing-masing kabupaten, bukan di jalan provinsi. Lokasi jembatan tepat berada di ujung masing-masing jalan dua kabupaten. Karena itu butuh pembahasan antara bupati Tulungagung dan bupati Kediri.

“Sebentar lagi Mas Dito (Bupati Kediri terpilih) kan akan dilantik,” sambung Emil.

Ke dua kepala daerah diharapkan bisa menemukan solusi pembangunan jembatan ini.

Sebab, keberadaan jembatan ini sangat vital bagi mobilitas warga. Salah satunya jalur alternatif antar ke dua kabupaten, sehingga tidak menumpuk di jalar utama di timur.

“Siapa pemilik jembatan itu, atau malah berbagi peran silakan dibicarakan. Nanti apa yang bisa dilakukan provinsi untuk membantu,” sambung Emil.

Jembatan Jeli disebut juga Jembatan Ngadi, karena sisi utara masuk Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten kediri.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved