Breaking News:

Berita Nganjuk

7 Korban Tanah Longsor di Ngetos Kabupaten Nganjuk Belum Ditemukan, Fokus Pencarian di Lokasi Ini

Tim bertugas mengamankan semua aktivitas di Sektor A maupun B. Selain itu juga memantau kondisi longsoran tanah pada bagian atas

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/febrianto ramadani
Relawan mencari korban tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Rabu (17/2/2021) siang. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Basarnas berharap pencarian korban longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Rabu (17/2/2021), membuahkan hasil.

Selain mengerahkan alat berat dan anjing pelacak, Basarnas juga dibantu relawan, jajaran Polri, TNI, serta kesaksian warga setempat.

Farid Kurniadi, Koordinator dan Tim Lapangan Basarnas Kantor Surabaya, mengatakan, ada 6 kru yang diterjunkan untuk melakukan penyelamatan.

Meski perhatian utama di sektor A, anggota lainnya tetap ditempatkan di sektor B.

"Tim bertugas mengamankan semua aktivitas di Sektor A maupun B. Selain itu juga memantau kondisi longsoran tanah pada bagian atas," paparnya di lokasi.

Baca juga: Banjir dan Angin Kencang Terjang Permukiman Penduduk di Mojosari Kabupaten Mojokerto

Baca juga: Banjir Masih Mengepung 11 Titik di Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Siapkan Lokasi Pengungsian

Baca juga: Terakhir Besok, Berikut Cara Mencairkan BLT UMKM Rp 2,4 Juta Program BPUM di Bank BRI dan BNI

Anjing pelacak yang diterjunkan untuk mendeteksi keberadaan korban, lanjut Farid, berjumlah 6.

Hewan tersebut milik Brimob Polda Jatim, Polres Nganjuk dan Brimob Polda Jatim Cabang Malang.

"Untuk hari ini fokus di sektor A karena tadi pagi, sebelum ekskavator bergerak dilakukan pencarian dengan anjing pelacak. Setelah dimonitor, ada satu titik yang dicurigai sebagai lokasi korban tertimbunnya tanah longsor," ungkap Farid.

"Ada harapan besar kemungkinan ditemukan jenazah. Selain berdasarkan anjing pelacak juga berdasarkan informasi warga. Harapan kami semoga jenazah bisa ditemukan dengan segera," sambungnya.

Untuk jumlah rumah yang terdampak masih tetap sama.

Sementara ,jumlah korban yang masih dalam pencarian sebanyak 7 orang. Hingga detik ini, masih belum ditemukan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved