Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

200 Pasutri Antre Adopsi Bayi di Dinsos Jatim, Puluhan Bayi Menanti Orang Tua Asuh

Per hari Rabu (17/2/2021) ini, ada sebanyak 200 pasutri yang mengantre dan dalam proses pengajuan sebagai orang tua asuh di UPT Dinsos Provinsi Jatim

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi saat diwawancara di kantornya, Rabu (17/2/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tren pengajuan pasangan suami istri (Pasutri) yang mendaftar untuk menjadi orang tua asuh bayi dan anak terlantar di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur terus meningkat.

Per hari Rabu (17/2/2021) ini, total ada sebanyak 200 pasangan suami istri yang mengantre dan dalam proses pengajuan sebagai orang tua asuh bayi-bayi dan balita di UPT Dinsos tersebut.

Rinciannya, tahun 2020 ada sebanyak 200 pasangan suami istri yang mengajukan, dan 2019 ada sebanyak 507 pasangan suami istri yang mengajukan.

Tak ingin gegabah dan mewajibkan pemenuhan syarat administratif yang lengkap bagi calon orang tua asuh, menjadi alasan utama Dinsos Jatim dalam pemrosesan izin orang tua asuh.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi mengatakan, saat ini ada sebanyak 57 bayi dan balita di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Dinas Sosial Jatim yang menanti diadopsi oleh orang tua asuh.

"Saat ini ada 57 bayi dan balita di sana. Tahun 2020 kemarin kami melepas 12 bayi terlantar yang diadopsi oleh para orang tua asuh. Meski pandemi Covid-19, namun jumlah pengadopsi relatif tidak menurun dibandingkan tahun sebelumnya," kata Alwi, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa bayi dan balita yang ada di UPT tersebut dari usia nol tahun hingga lima tahun.

Namun ada juga saat ini di sana yang usianya enam tahun karena mengidap penyakit hydrocephalus dan microcephaly.

Selain itu, Alwi menegaskan, bahwa mereka dalam kondisi mereka semua sehat dan dalam perawatan dan pengawasan yang baik.

Para calon orang tua asuh yang berminat untuk mengadposi dipersilakan untuk mengajukan dan kemudian mengikuti aturan yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved