Berita Jember

Kehebatan Rantis Maung Pindad yang Dibeli Bupati Jember Terpilih Hendy Siswanto, Harga Rp 600 Juta

Inilah kehebatan spesifikasi kendaraan taktis (Rantis) Maung produksi PT Pindad yang baru dibeli Bupati Jember terpilih Hendy Siswanto.

istimewa
Rantis Maung Pindad yang dibeli Bupati Jember terpili, Hendy Siswanto, seharga Rp 600 juta. Kehebatan spesifikasinya ada di artikel ini 

Hendy yang memenangi Pilkada Jember 2020 bersama Gus Firjaun (Muh Balya Firjaun Barlaman) itu, memilih mobil berwarna hitam. Mobil tersebut dibanderol di kisaran harga Rp 600 juta, seperti pengakuan Hendy.

"Saya beli Rp 600 juta. Itu murah untuk ukuran mobil baru. Saya membeli mobil itu karena menyesuaikan kondisi Jember yang juga bergunung-gunung.

Nanti akan saya pakai ke kawasan gunung-gunung. Kemarin waktu kampanye saya pakai Pajero, jebol karena masuk ke gunung-gunung," imbuhnya.

Baca juga: Prajurit TNI Banteng Raider Berguguran, Paulus Waterpauw Ajak Pemprov Atasi KKB Papua: Turun Dong

Baca juga: Paulus Waterpauw Ungkap Penyebab KKB Papua Intan Jaya Merajalela, Prajurit TNI Banteng Raider Gugur

Hendy membandingkan Maung Pindad dengan sebuah merek mobil 4x4 yang juga kerap dipakai untuk medan berat atau pertambangan.

"Harga bekasnya masih di kisaran Rp 600 juta, mending saya beli Maung Pindad, harga segitu dapat baru.

Dan yang terpenting, mobil ini buatan anak negeri, buatan asli Indonesia," tegasnya melalui telepon.

Hendy memiliki pesan moral juga kenapa memilih Maung Pindad 4x4 versi sipil tersebut. Pembelian itu sebagai contoh bagi warga Jember untuk mencintai produk lokal.

"Saya mengajak semua orang, semua warga Jember mencintai dan memakai produk lokal Jember.

Tidak harus mobil, masih banyak produk lokal Jember yang bisa dibeli, seperti produk UMKM," imbuhnya.

Sebagai bentuk kecintaannya kepada produk anak negeri itulah, pengusaha yang segera dilantik sebagai bupati Jember itu membeli Maung Pindad versi sipil itu.

Hendy menegaskan juga, mobil itu ia beli memakai uang pribadi. Jadi ia langsung memberi woro-woro alias mengumumkan kedatangan mobil itu, salah satunya melalui akun media sosial miliknya, sebelum dilantik sebagai bupati.

"Biar orang tidak bertanya-tanya, jadi mending saya ngomong sekarang. Ini mobil beli pakai uang sendiri, bukan kendaraan negara," lanjutnya.

Baginya, mengendarai kendaraan kokoh untuk medan berat sangat cocok bagi kawasan di Jember. Ia mengakui, seusianya tidak mungkin lagi mengendarai sepeda motor trail.

Karenanya ia memilih mobil yang memiliki jaminan keselamatan bagi pengendaranya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved