Breaking News:

Berita Malang Raya

Jalan Retak di Kawasan Payung 1 Kota Batu, BPBD Jatim Rekomendasikan Pengalihan Arus Lalu Lintas

BPBD Jatim merekomendasikan untuk segera melakukan pengalihan arus dan perbaikan jalan raya di kawasan Payung 1.

surya.co.id/benni indo
Pengendara sepeda motor melintas di atas retakan tanah yang terjadi di Jl Brigjen Moh Manan, Kota Batu, Senin (15/2/2021). 

SURYA.CO.ID, BATU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur (BPBD Jatim) datang ke Kota Batu melakukan kajian jalan retak dan tanah ambles di Jalan Brigjen Moh Manan, Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kota Batu, Senin (15/2/2021).

BPBD Jatim merekomendasikan untuk segera melakukan pengalihan arus dan perbaikan jalan raya di kawasan Payung 1.

Hal itu untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim, Gatot Soebroto meminta PUPR Provinsi Jatim dan Kota Batu segera mengambil tindakan.

"Jangan sampai kejadian di Kabupaten Jember terjadi di Kota Batu. Segera lakukan pengalihan arus atau perbaikan jalan di kawasan tersebut,” ujarnya, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Jalur Kawasan Payung Retak, BPBD Kota Batu Siagakan Petugas di Lokasi

Baca juga: Update Virus Corona di Surabaya 16 Februari 2021 Tambah 48, Hasil Penerapan PPKM Mikro 1 Minggu

Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs PSG, Liverpool Tandang ke Markas RB Leipzig

Selain itu ia merekomendasikan pembatasan kendaraan bertonase besar yang melintasi jalan.

Pasalnya, dari waktu ke waktu retakan dan penurunan tanah terus terjadi.

Kepala Dinas PUPR Batu, Alfi Nurhidayat menjelaskan bahwa jalan yang retak tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jatim.

“Jalan yang menghubungkan Kota Batu dengan Kabupaten Kediri atau Jombang adalah kewenangan dari Pemerintah Provinsi Jatim. Ini masuk jalan provinsi. Kami akan membantu sebisa mungkin untuk penanganan ini,” kata Alfi.

Retakan tanah yang terjadi sudah dalam kondisi mengkhawatirkan. Dalam kesempatan itu ia meminta hasil hammer test yang sudah pernah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jatim pada 2013 lalu.

“Kami ingin melihat hasilnya untuk pendataan. Sehingga kami dapat membantu melakukan penanganan,” ujarnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved