Senin, 13 April 2026

Cerutu Jatim Kian Diminati Pasar Luar Negeri, Perbulannya PT BIN Berhasil Ekspor 20 Ribu Batang

Di tengah pandemi Covid-19, salah satu hasil Pertanian asal Jawa Timur, yakni tembakau ternyata kian diminati untuk pasar luar negeri

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Direktur PT BIN, Imam Wahid saat menunjukan hasil cerutunya di BBKP Surabaya, Selasa (16/2/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Di tengah pandemi Covid-19, salah satu hasil Pertanian asal Jawa Timur, yakni tembakau ternyata kian diminati banyak orang.

Tak hanya jadi primadona dalam negeri saja, tembakau Jatim, khususnya cerutu juga sangat diminati untuk pasar luar negeri.

Hal itu dirasakan langsung oleh PT Boss Image Nusantara (BIN) yang merupakan salah satu perusahaan produksi cerutu asal Jatim yang berada di Jember.

"Tahun lalu (2020), per bulannya kami berhasil mengekspor 20 ribu batang cerutu untuk ke pasar luar negeri," ujar Direktur PT BIN, Imam Wahid kepada SURYA.CO.ID saat memamerkan hasil cerutunya di acara Kunjungan Kerja (Kunker) ke BBKP Surabaya, Selasa (16/2/21).

Untuk tujuan negara ekspor sendiri, kata Imam, perusahaanya biasanya mengirim ke Negara Australia, Dominika, Belanda, Kenya, Malaysia, Swiss dan Tiongkok.

"Namun, yang paling mendominasi adalah ke Tiongkok, yakni sebesar 50 persen dari total ekspor per bulannya," sambungnya.

Untuk tahun ini sendiri, lanjut Imam, pihaknya menargetkan per bulannya ada kenaikan jumlah ekspor, yakni sebesar 50 persen atau 30 ribu batang.

Imam menjelaskan, produk-produk cerutunya yang laris manis di pasar luar negeri itu bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, cerutu yang pihaknya hasilkan memang punya citarasa yang terbaik.

"Cerutu yang kami hasilkan punya citarasa terbaik, lantaran ditanam dengan menggunakan bibit unggul terbaik, yakni dari Cuba dan bibit ini ditanam di tanah terbaik yang tidak lain adalah tanah asli Jember," terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi mengatakan, di sepanjang tahun 2020 lalu, total volume ekspor cerutu dari PT BIN mecapai 80,86 Kilogram.

"Dari total volume ekspor itu, nilainya mencapai Rp 196.944.708," jelas Musyaffak.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved