Breaking News:

Berita Madura United

Presiden Madura United akan Promosikan 5 Pemain Jebolan MUFA Tiap Musim, Ini Tujuannya

Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi (AQ), berjanji akan lebih serius mengembangkan bakat pemain binaan yang tergabung di MUFA

surya/dya ayu
Achsanul Qosasi Presiden Klub Madura United 

SURYA.co.id | MADURA - Presiden klub Madura United, Achsanul Qosasi (AQ), berjanji akan lebih serius mengembangkan bakat pemain binaan yang tergabung di Madura United Football Academy (MUFA).

Salah satu upayanya itu, ia mewajibkan pelatih utama Madura United, Rahmad Darmawan (RD), mempromosikan minimal lima pemain tiap tahunnya yang berasal dari MUFA.

Tidak hanya promosi, pria asal Sumenep, Madura itu juga berharap pemain binaan diberikan menit bermain di kompetisi reguler.

MUFA sendiri sudah dijalankan Madura United sejak 2016 lalu.

Tiap tahunnya terus melakukan pembenahan, saat ini sedang proses merampungkan pembangunan Training Ground MUFA yang berada di Stadion Soenarto Pamekasan.

"Mulai musim ini, sudah saatnya manajer coach tim senior memiliki prioritas terhadap pemain binaan dari MUFA dengan memaksimalkan kemampuan pemain hasil binaan MUFA. Setidaknya, minimal 5 pemain setiap tahun yang harus dipromosikan dari MUFA dan bisa mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di pertandingan resmi," kata Achsanul Qosasi, Minggu (14/2/2021).

Sebetulnya, sejak awal pendirian, MUFA sudah secara perlahan mempromosikan pemain binaan di tim senior.

Setidaknya, hingga saat ini di tim senior terdapat lima pemain jebolan MUFA.

Erik Gamis, Maulana Romadhon, Fawaid Ansory, M Kevy Shahertian, dan Kadek Raditya.

"Sejak berdirinya MUFA, regulasi internal Madura adalah menggunakan pemain binaan minimal 5 orang pemain setiap musim yang diorbitkan bersama pemain-pemain senior Madura," terang Achsanul Qosasi.

"Coach RD harus berani mencoba mereka dalam pertandingan resmi, karena MUFA sudah berjalan dan saat ini  Lapangan Latihan untuk Academy akan selesai dalam 3 bulan ke depan," pungkasnya.

Sementara itu, pelatih Madura United, Rahmad Darmawan mendukung penuh upaya manajemen dan siap menjalankan secara maksimal.

"Itu pasti, kami contohkan perekrutan pemain-pemain kami kemarin, kearifan lokal (pemain jebolan MUFA) menjadi utama bagi kami, setelah kemarin ada Kevy dan Fawaid, kan ada Eric yang kami rekrut, kemudian ada Madun kami rekrut," jelas RD pada Surya.

Namun ia memastikan semua proses yang dilalui harus tetap terukur dan perlahan dengan mempertimbangkan stabilitas tim, mengingat persaingan di kompetisi resmi cukup ketat.

"Kami tidak bisa mendongkrak kualitas mereka secara bersamaan di satu klub profesional, sehingga ada proses dulu, pelan-pelan. Tapi mereka kami bangun secara kuat di EPA/Youth developmentnya," pungkas Rahmad Darmawan.

Penulis: Khairul Amin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved