Sosok Amzi, Pria Batanghari Viral Setelah Tolak Bayar COD, Marah-marah dan Cekcok dengan Kurir

Inilah sosol Amzi, pria Batanghari yang videonya viral karena tolak bayar sistem Cash On Delivery (COD) setelah membuka paketan.

Editor: Iksan Fauzi
Tribunjambi/Musa Wira
Pria Bhatanghari bernama Amzi (33) warga Desa Ampelu RT 05, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari viral setelah tolak bayar COD. 

SURYA.co.id - Inilah sosol Amzi, pria Batanghari viral karena tolak bayar sistem Cash On Delivery (COD) setelah membuka paketan.

Dalam video viral tersebut, Amzi (33) marah-marah ketika pihak pengirim memintanya untuk membayar paketan tersebut.

Barang tersebut tiba diantar kurir bernama Noval pada Selasa (9/2/2021) sekira pukul 16.00 Wib.

Reporter Tribunjambi.com (grup SURYA.co.id) mendatangi Amzi.

Amzi mengaku memesan sepatu dari media sosial melalui iklan tayang di laman akun medsosnya.

Berikut tanggapan Amzi kepada Reporter Tribunjambi.com.

Amzi berasal dari Desa Ampelu RT 05, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari.

Amzi di video itu marah-marah dan bersikeras tak mau membayar kepada kurir.

"Saya pesan sepatu melalui iklan yang tayang diakun medsos.

Hanya saya isi identitas lalu pilih sistem pembayaran COD," kata Amzi, Jumat (12/2/2021) saat ditemui di rumahnya.

Diketahui sistem pembayaran COD terima uang dulu baru barang yang dibeli diberikan.

"Sebelumnya Noval ini, kemarin sudah datang ke rumah, tetapi saya tidak lagi di rumah, hanya ada para tukang,"

"Kata tukang saya, 'ada yang ngantar paket tadi, dia ngomong sudah kasar bos," ujarnya.

Kemudian, Amzi menceritakan saat paket yang diantar kurir, ia terima.

Ada yang salah, yaitu ukuran sepatunya.

"Ini ada paket Bang (kata kurir), saya lihat dikotaknya ukuran 40, ini salah. Saya pesan ukuran 39," tambahnya.

Adanya kesalahan pesanan ini, Amzi ngotot tidak mau membayar dan mengembalikan paket ini kepada kurir.

"Paketnya saya kembalikan, barangnya nggak sesuai, saya pesan ukuran 39 yang datang ukuran 40 dikotak,” katanya.

Si kurir bilang kepada Amzi nggak bisa, harus sesuai prosedur barang datang harus dibayar.

Saat itu sudah terjadi cekcok, antara pembeli dan kurir. konsumen pun ngotot dan mau menerima barang terlebih dahulu.

“Saya bilang ke kurir kita ambil jalan tengah, karena ukuran 40 masih bisa saya pakai, kemudian saya sampaikan kepada istri ‘Dek ambil duit Rp 360.999," katanya.

“Setelah saya buka kotaknya, ternyata ukuran di sepatu berbeda lagi jadi 41, disini saya bersikeras untuk tak mau bayar dan mengembalikan kepada kurir,” tambahnya.

Padahal, ia menggunakan sistem pembayaran COD dan belum memberikan uang pembayaran kepada kurir.

Video viral Amzi mendapat banyak komentar negatif dari warganet.

Amzi pun menanggapinya dengan santai.

Menurutnya, hak warganet untuk berkomentar terhadap dirinya.

"Saya sebagai orang bisnis menanggapi netizen yang berkomentar itu hak mereka," ujarnya.

"Silahkan dia mau ngomong apa, tapi saya minta satu, jangan terlalu menghujat. Cari lah bahasa yang lebih enak,” kata Amzi kepada Tribunjambi.com, Jumat (12/2/2021).

Amzi mengatakan, ketika ada kata hujatan dirinya menyimpan dan menolak untuk menanggapi.

"Setiap ada kata hujatan saya screenshoot saya kirim ulang ke mereka," pungkasnya.

Tanggapan kurir

Noppal Surdi (26) merupakan kurir yang ada dalam video tersebut.

Saat mengantarkan paket di Muara Tembesi pria bernama Noppal Surdi (26) akan menerima uang cash sebesar Rp 360.999 ribu karena penjualanya melalui pembayaran sistem COD.

Konsumen yang diketahui menerima paket berupa sepatu, saat itu bersikeras membongkar paket tanpa membayarnya terlebih dulu.

Setelah diketahui, sepatu yang diterima konsumen ukuran 41 namun yang dipesan ukuran 39, Amzi Selaku konsumen dan tauke sawit itu enggan membayar.

Amzi pun merapikan kembali paket itu dan diserahkan kepada kurir untuk dikembalikan ke toko yang dipesan.

Ia terlihat merekam konsumen tersebut secara diam-diam. Pasalnya, konsumen itu tak terima karena ukuran sepatu yang dipesannya di market place tak sesuai.

Noppal memberikan paket itu kepada konsumen, namun konsumen membawanya ke belakang dan mengambil gunting.

Di hadapannya, konsumen memegang gunting sembari membuka paket, tanpa membayarnya terlebih dulu.

"Paketnya jangan dibuka dulu pak, kalau nggak mau ngambil," kata Noppal Surdi Selaku kurir disaat kejadian itu, Jumat (12/2/2021) saat ditemui di tempat kerjanya.

Noppal mengatakan, dirinya sudah memberitahukan bahwa pesanan melalui sistem COD itu uang dulu baru barang diserahkan.

Dengan nada tinggi, konsumen bilang, “saya pesan ukuran 39 pada kotak ukuran 40, kemudian disepatu ukuranya 41. Nggak bisa kayak gini," kata konsumen kepada Noppal Surdi disaat itu.

Saat diwawancarai Tribunjambi, Noppal Surdi mengaku atas kejadian itu dirinya ingin berdamai, namun si konsumen dan istri datang ke rumah dengan iktikad baik.

"Paketnya sudah saya bawa ke kantor untuk diproses, syukurnya bisa dikirim lagi,” kata Noppal Surdi kepada Tribun saat ditemui ditempat kerjanya.

Noppal mengatakan atas kejadian ini dirinya berharap agar konsumen yang memilih barang haruslah bijak.

"Pilih market place yang terpercaya dan terverifikasi akunya. Supaya kejadian yang sama tidak terulang. Kasihan juga kurir gaji tak seberapa, diperlakukan lagi seperti itu," ujarnya.

“Semua orang tau lah, kalau mau komplain jangan ke kurir, ambil dulu paketnya, baru komplein ke toko,” sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Pria yang Viral Gara-gara Enggan Bayar saat COD, Padahal Paketnya Sudah Dibuka

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved